Polisi Terus Usut Kasus Gantung Diri Juniawan Warga Badung

0
188
Gantung Diri Juniawan Warga Badung FB
Gantung Diri Juniawan Warga Badung FB

POJOKBALI.COM – Polisi Terus Usut Kasus Gantung Diri Juniawan Warga Badung Seperti diketahui apabila sekarang ini banyak dari para pekerja yang harus di rumah kan akibat adanya dampak penyebaran virus Corona di berbagai wilayah di Indonesia dan dirumahkan karyawan tersebut, menjadi di sebuah program pemerintah untuk mencegah dan memutus rantai wabah virus Corona yang memang sudah sangat berbahaya di Indonesia. Namun di beberapa tempat, terjadi beberapa pemutusan hubungan kerja atau PHK dari perusahaan yang pastinya menjadi pukulan bagi orang tersebut dan salah satunya terjadi dan dialami oleh salah seorang karyawan Villa yang ada di Canggu Kuta Utara Badung bernama I Made Juniawan dan kabarnya pemutusan hak kerja tersebut langsung membuatnya frustasi dan nekat melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kisah sedih yang dialami oleh I Made Juniawan pria berusia 34 tahun yang melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri di sekitar rumahnya yang ada di daerah perumahan Alam Tegal Banjar pendem, yang ada di desa Dalung Kuta Utara pada hari Kamis 2 April 2020 di mana kabarnya, pria ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan selendang warna biru tepat di kusen pintu kamarnya akibat dirinya di PHK belum lama ini dari tempat kerja. Walaupun begitu, pihak kepolisian Terus melakukan pengusutan terkait kasus tersebut dan polisi menegaskan apabila motif gantung diri juniawan belum dipastikan akibat di-phk.

Meninggalnya I Made Juniawan pertama kali diketahui oleh sang istri tercinta yaitu Kadek Dian Diari berusia 26 tahun, di mana saat itu ia pulang ke rumahnya untuk membanten, akan tetapi ketika dirinya membuka pintu kamar ia langsung menjerit histeris dikarenakan melihat suami sudah dalam keadaan terbujur kaku tergantung di kamar tersebut.

Ketika mendengar teriakan Kadek Dian, tetangga yang mendengar saat itu langsung kaget dan langsung berhamburan menghampiri rumah tersebut dan termasuk Ayah korban yaitu I Made Suparna berusia 60 tahun yang tinggal di banjar Tegal Permai Dalung Badung. Ketika mendengar apabila anaknya bunuh diri dengan cara menggantung diri, sang ayah langsung memeluk dan menangis di hadapan jenazah anaknya tersebut.

Di lain tempat menurut kasubag humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, apabila sampai sekarang ini pihak kepolisian Terus melakukan penyelidikan terkait kasus gantung diri yang ada di Kabupaten Badung dan mereka terus menyelidiki penyebab kematian juniawan dan ternyata dari keterangan Ayah korban jika dirinya sempat melihat anaknya terakhir kali pada hari Rabu 1 April 2020 pada jam 16.00 WITA.

Menurut sang ayah, apabila Putra tercinta datang ke rumahnya untuk mengantar mobil dan selama 1 jam korban aksi gantung diri berada di rumah sang ayah dan selanjutnya memilih untuk pulang dan semenjak hari itu, tidak ada lagi kabar dari sang anak malahan Ketika sang ayah datang kerumah anaknya sudah terbujur kaku alias sudah meninggal dunia bunuh diri dengan cara gantung diri.

Itu Oka menegaskan apabila untuk sementara ini dari hasil penyelidikan kematian korban, dipastikan murni bunuh diri dengan cara gantung diri dikarenakan tidak ditemukan tanda kekerasan yang ada di sekujur tubuh korban di lokasi tersebut, petugas identifikasi hanya menemukan surat PHK di saku celana panjang korban dan diketahui apabila korban bekerja di villa yang ada di daerah Canggu Kuta Utara badung. Walaupun begitu, pihak kepolisian belum memastikan terkait motif kematian gantung diri korban Apakah di PHK atau karena alasan lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here