Cicilan KUR Dibebaskan Pemerintah Selama 6 Bulan

0
187
Cicilan KUR Dibebaskan Pemerintah Selama 6 Bulan IGabcdegamutia
Cicilan KUR Dibebaskan Pemerintah Selama 6 Bulan IGabcdegamutia

POJOKBALI.COM – Cicilan KUR Dibebaskan Pemerintah Selama 6 Bulan Salah satu kabar baik untuk anda semua selaku debitur kredit usaha rakyat atau kur, dimana Belum lama ini secara resmi pemerintah Republik Indonesia melalui pihak Kementerian koordinator bidang perekonomian langsung memberikan kebebasan untuk pembayaran bunga dan penundaan pokok angsuran KURselama 6 bulan penuh akibat dampak wabah virus Corona yang semakin memburuk di berbagai wilayah di Indonesia.

Cicilan KUR Dibebaskan Pemerintah Selama 6 Bulan yaitu yang terkena dampak dari wabah virus Corona sehingga pemerintah harus membebaskan pembayaran bunga dan penundaan pokok angsuran kur bagi beberapa perusahaan yang terkena dampak wabah virus Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Pastinya dengan adanya kabar ini, akan menjadi sedikit membantu beban bagi para debitur kredit usaha rakyat.

Seperti dikutip dari laman cnbc Indonesia, apabila pembebasan pembayaran untuk bunga dan penundaan pembayaran untuk pokok KUR dipastikan akan diikuti dengan relaksasi ketentuan kur yaitu salah satunya dengan memberikan perpanjangan jangka waktu dan juga memberikan tambahan plafon.

Selanjutnya kebijakan pemerintah tersebut resmi diputuskan Melalui rapat koordinasi dari pihak komite pembiayaan UMKM yang berlangsung pada hari Rabu 8 April 2020 yang lalu di mana menurut menteri koordinator bidang perekonomian yang saat itu menjadi pemimpin rakor dan juga sebagai Ketua Komite pembiayaan UMKM, selanjutnya dihadiri menteri koperasi dan UMKM, menteri Kelautan dan Perikanan sampai Menteri Tenaga Kerja, mereka sepakat untuk memberikan kebebasan selama 6 bulan untuk masalah cicilan KUR bagi debitur.

Selanjutnya, untuk kebijakan pemerintah tersebut resmi diberlakukan mulai tanggal 1 April 2020 di mana mereka yang bisa memperoleh pembebasan bunga dan juga mendapatkan penundaan pembayaran angsuran pokok kur yaitu selama 6 bulan dimana mereka harus terlebih dahulu memenuhi penilaian penyalur kur masing-masing.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, apabila keputusan yang diambil oleh pemerintah ini adalah sebuah tindak lanjut dari keputusan rapat terbatas tingkat menteri yang pernah dilakukan pada tanggal 20 Maret 2020 yang lalu, dimana saat itu Presiden Jokowi memberikan penegasan jika dilakukan penundaan pembayaran pokok dan bunga bagi seluruh skema kur yang Memang sekarang ini berdampak wabah virus Corona yaitu dalam waktu selama 6 bulan.

Selanjutnya keputusan tersebut diperkuat melalui peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang tertuang pada nomor 11/POJK.03/2020 diantaranya dalam peraturan tersebut tertulis apabila restrukturisasi kredit dan pembiayaan dilakukan terhadap kredit atau pembiayaan diberikan sebelum dan setelah debitur terkena dampak virus Corona termasuk di dalamnya debitur UMKM.

Menteri Airlangga menegaskan, untuk debitur kur eksisting yang memang terkena wabah virus Corona nantinya mereka akan diberikan relaksasi ketentuan restrukturisasi kur, yaitu dengan kebijakan perpanjangan waktu dan kebijakan penambahan limit plafon kur yang diutamakan untuk debitur kur kecil juga kur mikro non produksi.

Untuk masalah kriteria penerima kur yang memperoleh perlakuan khusus diantaranya adalah:

Syarat umum:

Mempunyai kualitas kredit per 29 Februari 2020 yaitu kolektibilitas Performing loan, tidak sedang dalam masa restrukturisasi, kolektibilitas Performing loan, dalam masa restrukturisasi maka bisa diberikan stimulus dengan syarat restrukturisasi berjalan dengan lancar sesuai PK restrukturisasi dan tidak mempunyai tunggakan bunga dana maupun tunggakan pokok, bersikap kooperatif dan mempunyai itikad baik.

Syarat khusus

Untuk penerima kur mengurangi penurunan usaha akibat minimal salah satunya kondisi lokasi usaha berada di daerah terdampak wabah virus Corona, penurunan pendapatan maupun omset dikarenakan gangguan virus Corona, terjadinya gangguan terhadap proses produksi akibat dampak virus Corona Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here