Gubernur Bali Siapkan Dana Stimulus Rp 220 Miliar Untuk Sektor Informal

0
364
Gubernur Bali Siapkan Dana Stimulus Rp 220 Miliar IGgubernur.bali
Gubernur Bali Siapkan Dana Stimulus Rp 220 Miliar IGgubernur.bali

POJOKBALI.COM РGubernur Bali Siapkan Dana Stimulus Rp 220 Miliar Untuk Sektor Informal Seperti diketahui apabila akibat wabah virus Corona di berbagai dunia termasuk di Indonesia, telah membuat perekonomian di sejumlah sektor langsung mengalami gangguan terutama di beberapa wilayah di Indonesia tak terkecuali di provinsi Bali. Akibat wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 membuat para pemimpin daerah salah satunya Gubernur Bali melakukan inisiatif yaitu dengan mempersiapkan dana stimulus sebesar Rp220 miliar untuk sektor informal.

Diketahui sebelumnya apabila persiapan Dana Stimulus Rp 220 Miliar Untuk Sektor Informal dilakukan oleh Gubernur Bali dikarenakan di provinsi Bali sendiri dari data Dinas Koperasi dan usaha kecil menengah jumlah pengusaha informal yang mengalami bangkrut akibat wabah virus Corona mencapai 17.296 orang, sehingga Gubernur Bali mempunyai inisiatif untuk menyiapkan dana stimulus bagi mereka agar bisa bangkit untuk usaha kembali nantinya.

Menurut kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali yaitu I Wayan Mardiana kepada awak media, apabila tata usaha informal yang ada di provinsi Bali diperkirakan mencapai 50 ribu lebih akan tetapi akibat wabah virus Corona yang sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu berdampak sangat buruk bagi usaha kecil menengah yang ada di provinsi Bali, dikarenakan di dalam data terdapat sebanyak 17.296 orang uMKM harus mengalami gulung tikar.

Belasan ribu orang tersebut terdiri atas para pedagang pasar seni, para pengrajin, para pedagang asongan, pedagang kaki lima, tukang parkir, sopir, sampai ojek online di mana Di dalam data tertulis apabila mereka tidak bisa bekerja lagi akibat wabah virus Corona.

Menurut Mardiana apabila Pemprov Provinsi Bali sekarang ini sudah menyiapkan dana sebesar 220 miliar dalam rangka membantu sektor informal ya memang terbukti terkena dampak wabah virus Corona dan selanjutnya untuk dana ini akan dicairkan melalui desa adat usai semua proses pendataan selesai dilakukan.

Paket kebijakan atau skema untuk sektor usaha dalam rangka mempertahankan kelangsungan usaha UMKM yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Bali merupakan salah satu cara agar memberikan stimulus bagi para pengusaha untuk sektor informal kemudian UMKM dan koperasi dimana untuk kelompok usaha terdapat tiga bagian dan mereka akan mendapatkan usaha paket kebijakan gubernur dengan total Rp220 miliar.

Selanjutnya untuk dana tersebut nantinya akan dikucurkan dengan harapan apabila sektor informal yang ada di Bali yang mengalami bangkrut bisa kembali pulih dan melangsungkan usahanya dan selanjutnya untuk kebijakan ini akan dinaungi dengan peraturan Gubernur Bali dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Salah satu syarat yang bisa mendapatkan paket kebijakan dari Gubernur Bali yaitu mereka yang sudah memperoleh bantuan dari program lain maka mereka tidak bisa menerima bantuan tersebut termasuk yang telah dapat dari pra kerja maka mereka tidak dapat bantuan dari Gubernur tersebut.

Selanjutnya untuk masalah peraturan lain akan ditetapkan oleh desa adat masing-masing, karena menurut Mardiana apabila pihak desa adat adalah mereka yang sangat mengetahui bagaimana karakteristik warga yang berdomisili di di desa masing-masing. Selanjutnya untuk dana tersebut Kalau tidak ada ada masalah apa pun akan mulai cair pada bulan Mei sampai bulan Juli 2020 yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here