SINGARAJA — Puluhan lansia dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng mengikuti Lomba Senam Nangun Sad Kerthi Loka Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng. Acara berlangsung di Gedung Sasana Budaya, Singaraja, Minggu (24/5).
Para peserta tampil kompak dengan kostum seragam bernuansa merah dan putih. Mereka membawakan rangkaian gerakan mulai dari pemanasan, inti, hingga pendinginan di atas panggung.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengatakan lomba ini memang diperuntukkan bagi lansia. Masing-masing PAC dari sembilan kecamatan mengirimkan sembilan peserta untuk berlomba di tingkat kabupaten.
“Senam ini memang diperuntukkan bagi lansia usia 50 tahun ke atas karena menitikberatkan pada kesehatan. Kesehatan itu mahal sehingga harus dirawat,” ujarnya.
Menurut Arya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi. Ia menilai ajang ini menjadi sarana mempererat kebersamaan antarlansia sekaligus membudayakan hidup sehat di tengah masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi DPD PDI Perjuangan Bali, dr. I Nyoman Sutjidra, memberikan apresiasi atas pelaksanaan lomba senam tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan lansia.
“Melalui senam, lansia dapat menjaga pola hidup sehat sesuai harapan untuk meningkatkan usia harapan hidup masyarakat,” katanya.
Lomba senam ini juga disebut menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan alam Bali. Konsep Nangun Sad Kerthi Loka Bali menjadi landasan kegiatan tersebut.
“Konsep yang kami bangun, PDI Perjuangan selalu menjaga alam. Ketika alam dijaga dan pohonnya tumbuh besar, manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas, bukan hanya PDI Perjuangan saja,” tambah Arya.