DENPASAR — Kapal Pelni KM Awu akan memulai rangkaian pelayaran di wilayah timur Indonesia dengan jadwal sandar di Denpasar, Bali, mulai besok. Kapal ini kemudian akan melayani rute menuju Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kupang pada dua periode berbeda di bulan Juni dan Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Awu akan tiba di Pelabuhan Denpasar pada awal pekan ini. Setelah itu, kapal akan berlayar menuju Pelabuhan Ende pada 17 Juni 2026, dan selanjutnya ke Pelabuhan Kupang pada 1 Juli 2026.
Jadwal ini menjadi bagian dari trayek reguler Pelni yang menghubungkan Pulau Bali dengan sejumlah kota di NTT. Rute Denpasar–Ende–Kupang merupakan salah satu jalur laut utama yang digunakan warga untuk mobilitas antarprovinsi.
KM Awu dikenal sebagai kapal penumpang dengan kapasitas angkut yang cukup besar untuk melayani pelayaran jarak menengah. Kapal ini dilengkapi dengan berbagai kelas akomodasi, mulai dari kelas ekonomi hingga kelas satu, serta fasilitas dasar seperti ruang makan dan area ibadah.
Bagi calon penumpang yang hendak memanfaatkan jadwal ini, tiket dapat dipesan melalui aplikasi Pelni atau loket resmi di pelabuhan setempat. Pelni mengimbau penumpang untuk tiba di pelabuhan paling lambat dua jam sebelum keberangkatan demi kelancaran proses boarding.
Penumpang diwajibkan membawa tiket cetak atau elektronik serta kartu identitas resmi seperti KTP atau paspor. Untuk penumpang anak-anak, akta kelahiran atau kartu keluarga dapat digunakan sebagai dokumen perjalanan.
Pelni juga mengingatkan agar penumpang tidak membawa barang berbahaya atau melebihi batas bagasi yang ditentukan. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan ketentuan perjalanan dapat diakses melalui pusat panggilan Pelni atau media sosial resmi perusahaan.
Keberadaan jadwal KM Awu ini menjadi angin segar bagi warga di Ende dan Kupang yang kerap mengandalkan transportasi laut untuk bepergian ke Bali maupun sebaliknya. Rute ini juga mendukung distribusi logistik dan barang antarwilayah, terutama menjelang musim liburan pertengahan tahun.
Sejumlah calon penumpang di Denpasar menyambut baik kepastian jadwal ini. Mereka berharap frekuensi pelayaran ke NTT dapat terus ditingkatkan seiring dengan tingginya permintaan masyarakat.