DENPASAR — Suara gamelan sederhana dan tawa anak-anak pecah di sepanjang jalan desa saat rombongan Barong Cilik berjalan dari satu banjar ke banjar lain. Pemandangan ini menjadi pemandangan khas yang dinanti warga setiap perayaan Galungan di Bali. Tradisi Ngelawang, yang berarti berkeliling, menghadirkan pertunjukan barong dalam ukuran kecil yang dimainkan oleh anak-anak dan remaja setempat.
Lebih dari sekadar hiburan, Ngelawang merupakan ritual sakral yang dipercaya mampu menetralisir energi buruk dan membawa keseimbangan alam. Dalam kepercayaan Hindu Bali, barong adalah simbol kebaikan yang melawan kekuatan jahat. Ketika barong cilik memasuki pekarangan rumah, warga percaya rumah tersebut telah dibersihkan secara spiritual.
“Kami tidak sekadar berkeliling. Setiap gerakan dan tabuhan gamelan dalam Ngelawang memiliki doa dan harapan agar desa terhindar dari marabahaya,” ujar seorang sesepuh desa di Gianyar yang turut mendampingi anak-anak berlatih, pekan lalu.
Uniknya, tradisi ini menjadi momentum bagi anak-anak untuk belajar seni tari, tabuh, dan tata rias barong secara langsung. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama yang menghidupkan tradisi. Orang tua dan seniman lokal di desa-desa seperti Ubud, Sukawati, dan Batubulan terlihat antusias mendampingi latihan selama berminggu-minggu sebelum Galungan tiba.
Di beberapa desa, barong cilik dibuat khusus dari bahan ringan agar mudah dibawa anak-anak. Ukurannya lebih kecil dari barong dewasa, namun detail ornamen dan gerak tarinya tetap dijaga kesakralannya. Hal ini membuat anak-anak antusias karena merasa memiliki peran penting dalam upacara adat.
Ritual Ngelawang juga memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Sepanjang perjalanan, warga yang rumahnya dikunjungi biasanya memberikan saweran atau sesaji sebagai bentuk partisipasi. Uang yang terkumpul kemudian digunakan untuk kegiatan sosial desa atau biaya perawatan kostum barong.
Tradisi ini menjadi pengingat bahwa di tengah modernisasi, nilai gotong royong dan spiritualitas masih terjaga. Anak-anak yang hari ini memainkan barong cilik, kelak akan menjadi penerus yang menjaga adat istiadat Bali tetap hidup.