3 Pengunjung Pasar Malam di Jembrana Luka Terpental dari Wahana Jet Coaster, Polisi Sebut Kelebihan Muatan

Penulis: Xander Situmorang  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 19:19:31 WIB
Tiga pengunjung pasar malam Jembrana mengalami luka akibat terpental dari wahana jet coaster.

JEMBRANA — Dua dari tiga korban terpental hingga jatuh ke tanah, sementara satu lainnya terbentur tiang penyangga saat wahana roller coaster di pasar rakyat itu masih beroperasi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.05 Wita.

Korban Alami Luka Lecet hingga Nyeri di Beberapa Bagian Tubuh

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika mengonfirmasi ketiga korban adalah I Kade Agus Suardika (27), I Putu Agus Ariadi (32), dan seorang remaja perempuan berinisial NMAWDW (16).

Kade Agus mengalami luka lecet di paha kiri, bengkak pada mata kaki kanan, lutut, tulang kering, serta bagian mata kanan. Ia sempat dibawa oleh pekerja wahana ke tukang urut untuk mendapatkan penanganan awal.

Sementara itu, Putu Agus Ariadi mengeluhkan nyeri di bahu kiri, perut, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Ia kemudian menjalani perawatan di Puskesmas 1 Mendoyo.

Remaja perempuan berusia 16 tahun itu mengalami sakit di pundak kiri dan wajah bagian kiri. Selain luka fisik, ia juga kehilangan satu unit handphone dan dompet berisi identitas pribadi serta uang Rp 50.000.

Dugaan Kelebihan Muatan dan Tanggung Jawab Pengelola

"Telah terjadi kecelakaan orang terpental pada saat menaiki permainan jet coaster yang ada di pasar rakyat Desa Pergung," kata Sartika saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, kecelakaan diduga terjadi karena faktor teknis operasional. Salah satu temuan awal adalah wahana digunakan melebihi kapasitas yang seharusnya.

Pemilik wahana berinisial WI (59) bersama pihak panitia pasar malam disebut bertanggung jawab atas biaya pengobatan para korban. "Adanya kejadian tersebut, dari pihak panitia telah memberikan fasilitas pengobatan terhadap ketiga korban. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas 1 Mendoyo," ujar Sartika.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: denpasar.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top