DENPASAR — Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Cargo, Denpasar Utara, kini mulai terurai berkat kolaborasi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar. Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Gerindra, Ngurah Aryawan, memberikan apresiasi atas respons cepat yang ditunjukkan oleh Kapolsek Denpasar Utara dalam menangani persoalan lalu lintas di titik rawan tersebut.
Menurut Ngurah Aryawan, langkah yang diambil oleh Kapolsek Denpasar Utara bersama jajaran Dishub Kota Denpasar merupakan wujud nyata dari pelayanan publik yang responsif. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pada penertiban parkir liar dan kendaraan yang menghambat arus di sepanjang Jalan Cargo.
“Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar merupakan langkah nyata dalam menciptakan ketertiban lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta menjaga kenyamanan masyarakat,” ujar Ngurah Aryawan dalam pernyataannya.
Jalan Cargo dikenal sebagai salah satu akses utama yang menghubungkan kawasan utara Denpasar dengan pusat kota dan bandara. Tingginya volume kendaraan, terutama truk logistik dan angkutan barang, kerap menimbulkan kemacetan panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Aktivitas bongkar muat di sejumlah gudang di sepanjang jalan juga kerap menjadi pemicu utama tersendatnya arus lalu lintas.
Dengan adanya patroli gabungan dan pengaturan arus secara langsung oleh petugas, waktu tempuh pengendara yang melintasi Jalan Cargo kini mulai berkurang. Pengemudi angkutan umum dan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut merasakan langsung perbaikan kelancaran lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami berharap kolaborasi ini bisa berkelanjutan, bukan hanya saat ada keluhan atau kemacetan parah saja. Ini yang dibutuhkan warga,” tambah Ngurah Aryawan.
Anggota DPRD Denpasar itu mendorong agar sinergi antara Polsek Denpasar Utara dan Dishub Kota Denpasar diperkuat dengan penambahan rambu lalu lintas dan pengaturan jadwal bongkar muat truk di jam-jam tertentu. Ia juga meminta agar evaluasi rutin dilakukan untuk mengantisipasi titik-titik kemacetan baru di wilayah Denpasar Utara.