Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 26 Penumpang KM Sumber Rezeki di Perairan Kepulauan Seribu

Penulis: Xander Situmorang  •  Senin, 13 Juli 2026 | 10:25:31 WIB
Tim penyelamat evakuasi 26 penumpang KM Sumber Rezeki di perairan Kepulauan Seribu.

BALI — Kepala Seksi Gulkarmat Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Agus Sunarwan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari salah satu penumpang sekitar pukul 17.35 WIB. Kapal yang dinakhodai Sadin itu dilaporkan mengalami gangguan mesin saat tengah berlayar di Perairan Pulau Lancang.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Rescue Boat beserta lima personel menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Agus di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Evakuasi Satu Jam, Seluruh Penumpang Selamat

Proses evakuasi dimulai pukul 18.00 WIB dan selesai satu jam kemudian. Seluruh penumpang yang seluruhnya laki-laki berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah seluruh penumpang dapat diselamatkan dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” pungkas Agus.

Petugas memastikan kondisi kapal dan seluruh penumpang telah aman. Situasi di lokasi kembali kondusif setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Gelombang Timur Jadi Tantangan Utama Tim Penyelamat

Kondisi cuaca menjadi faktor yang diwaspadai selama proses evakuasi. Gelombang dari arah timur disebut mempengaruhi perairan di sekitar Pulau Lancang, sehingga tim penyelamat harus bekerja cepat untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Meski demikian, tidak ada kendala teknis berarti yang dilaporkan selama operasi berlangsung. Seluruh personel yang diterjunkan berhasil mengevakuasi 26 penumpang dalam waktu yang relatif singkat.

KM Sumber Rezeki merupakan salah satu kapal motor yang melayani rute antar pulau di wilayah Kepulauan Seribu. Insiden mati mesin di tengah pelayaran kerap terjadi di perairan tersebut, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak syahbandar atau operator kapal terkait penyebab pasti gangguan mesin KM Sumber Rezeki. Proses investigasi lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan teknis terhadap kapal yang telah dievakuasi.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top