Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka seleksi penerimaan calon taruna dan taruni tahun 2026 dengan total 891 formasi. Pendaftaran berlangsung melalui portal SSCASN BKN mulai 18 hingga 30 Agustus 2026, dan terbuka bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang memenuhi persyaratan usia serta ketentuan fisik.
Kesempatan mengikuti pendidikan kedinasan di lingkungan Kemenhub kembali terbuka. Seleksi tahun 2026 ini menyediakan 891 formasi yang terbagi dalam dua jalur, yaitu Pola Pembibitan Kemenhub dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda).
Calon peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti pendidikan di sekolah kedinasan di bawah naungan Kemenhub. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN BKN, sehingga calon taruna dan taruni wajib memiliki akun terlebih dahulu sebelum mengisi formulir.
Sejumlah persyaratan umum perlu dipenuhi sebelum mendaftar. Berikut ketentuannya berdasarkan informasi seleksi 2026:
Selain syarat di atas, setiap program studi atau sekolah kedinasan dapat memberlakukan ketentuan khusus yang berbeda. Calon peserta disarankan membaca informasi resmi secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan.
Proses seleksi mengikuti jadwal sekolah kedinasan nasional 2026. Berikut tahapan utamanya:
Jadwal tahapan setelah SKD akan diumumkan kemudian oleh panitia.
Peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi yang diujikan dalam SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan sesuai kebijakan Kemenhub dan sekolah kedinasan yang dipilih.
Pendaftaran hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN. Berikut langkah-langkahnya:
Waktu pendaftaran yang tersedia relatif singkat. Calon peserta yang memenuhi syarat sebaiknya segera menyiapkan dokumen dan membuat akun sebelum periode pendaftaran ditutup pada 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.