Harga Emas Antam di Jakarta Turun Rp5.000 Jadi Rp2.718.000 Per Gram, Buyback Ikut Melemah

Penulis: Xander Situmorang  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:08:02 WIB
Harga emas batangan Antam di Jakarta turun Rp5.000 menjadi Rp2.718.000 per gram pada perdagangan Jumat pagi.

JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan koreksi pada perdagangan Jumat pagi. Berdasarkan pantauan laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.08 WIB, harga dasar emas Antam turun Rp5.000 dari posisi sebelumnya Rp2.723.000 menjadi Rp2.718.000 per gram.

Penurunan harga jual ini sejalan dengan melemahnya harga buyback atau harga beli kembali yang ditetapkan Antam. Pada perdagangan hari ini, buyback berada di level Rp2.578.000 per gram, turun dari posisi hari sebelumnya.

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang mencapai Rp140.000 per gram ini menjadi catatan penting bagi investor yang berniat mengambil keuntungan jangka pendek dari fluktuasi harga emas.

Pajak Transaksi Buyback dan Pembelian Emas Batangan

Antam mengingatkan bahwa setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. PPh tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.

Sementara itu, untuk transaksi pembelian emas batangan, konsumen dikenakan pajak PPh 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi Logam Mulia. Skema pajak ini berbeda dengan mekanisme yang berlaku di beberapa platform investasi emas digital.

Harga Dapat Berubah Sewaktu-waktu

Pihak Antam menegaskan bahwa harga emas batangan yang dipublikasikan melalui laman Logam Mulia bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar internasional.

Koreksi harga kali ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya emas Antam sempat bertahan di level Rp2.723.000 per gram. Pergerakan harga emas domestik umumnya mengikuti tren harga emas dunia yang dipengaruhi sejumlah faktor makroekonomi, termasuk kebijakan suku bunga bank sentral AS dan ketegangan geopolitik global.

Bagi warga yang berencana membeli emas batangan untuk investasi jangka panjang, kondisi koreksi harga seperti ini kerap dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi. Namun, investor tetap perlu mencermati selisih harga jual dan buyback yang cukup lebar agar tidak salah menghitung potensi keuntungan.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top