Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dengan memanfaatkan momentum Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyebut keselamatan di jalan raya harus menjadi gaya hidup, bukan sekadar rasa takut terhadap sanksi hukum.
BADUNG — Pemkab Badung menjadikan peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 sebagai pintu masuk menanamkan disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin, dengan melibatkan siswa secara langsung.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan tingginya angka kecelakaan yang kerap menimpa usia produktif mendorong pihaknya mengambil langkah preventif. Sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dipilih sebagai cara menjangkau kelompok rentan tersebut.
Data kecelakaan di jalan raya yang sering melibatkan usia produktif membuat Pemkab Badung memprioritaskan pelajar sebagai penerima edukasi. Pendekatan yang dipakai bukan sekadar ceramah, melainkan penanaman karakter tertib hukum sejak dini.
"Pemkab Badung secara khusus menanamkan karakter tertib hukum dan keselamatan berlalu lintas bagi pelajar melalui kolaborasi erat bersama pihak kepolisian, pihak sekolah, hingga instansi terkait," kata Adi Arnawa.
Kolaborasi lintas instansi itu dinilai menjadi cara tepat menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan dari akar masalahnya. Edukasi keselamatan dianggap lebih efektif ketimbang penindakan yang baru dilakukan setelah korban berjatuhan.
Adi Arnawa menegaskan keselamatan di jalan raya harus bertransformasi menjadi gaya hidup dan bagian dari kebudayaan sehari-hari. Menurut dia, kepatuhan yang lahir hanya karena takut sanksi tidak akan bertahan lama.
Para pelajar diminta tertib berlalu lintas, selalu memakai helm saat mengendarai sepeda motor, mematuhi rambu-rambu, tidak bermain ponsel saat berkendara, dan menghormati pengguna jalan lain.
"Sampai di tujuan dengan selamat itu jauh lebih penting daripada sampai dengan cepat. Pelanggaran lalu lintas bukanlah bentuk keberanian, melainkan sebuah kecerobohan yang mengancam masa depan," jelas dia.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung AA. Gde Rahmadi mengungkapkan rangkaian peringatan Harhubnas ke-55 tidak berhenti pada edukasi ke sekolah. Pihaknya juga menggelar apel pasukan dan aksi sosial.
Pelayanan keselamatan diwujudkan lewat pembersihan massal fasilitas rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Kartika Plaza Kuta. Langkah itu untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan.
"Kami juga telah melakukan pelayanan keselamatan berupa pembersihan massal fasilitas rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Kartika Plaza Kuta demi memastikan kenyamanan pengguna jalan," ungkap dia.