DENPASAR — BMKG melalui akun Instagram @bmkgbali merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Bali. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 19-32 derajat Celcius dengan kelembapan 60-90 persen. Arah angin bertiup dari timur-tenggara dengan kecepatan 4-36 kilometer per jam.
Tinggi gelombang di Perairan Selatan Pulau Bali diprakirakan mencapai 0,5 hingga 2,5 meter. Sementara Perairan Utara Bali berada di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.
BMKG mencatat gelombang setinggi itu berisiko terhadap kapal ferry jika kecepatan angin menyentuh 21 knot. Untuk nelayan, risiko muncul saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Matahari diprakirakan terbit pukul 06.10 WITA dan terbenam pukul 18.15 WITA. Bulan terbit pukul 12.59 WITA dan terbenam pukul 01.09 WITA.
Sepanjang periode Minggu (20/9) pukul 08.00 WITA hingga Senin (21/9) pukul 08.00 WITA, tidak ada kabupaten atau kota di Bali yang masuk kategori peringatan hujan ringan hingga ekstrem. Kondisi ini memberi ruang bagi warga yang berencana beraktivitas di luar ruangan.
Warga pesisir selatan Bali, terutama nelayan dan operator penyeberangan, diminta memperhatikan tinggi gelombang sebelum melaut. Kecepatan angin yang berubah cepat menjadi faktor utama yang menentukan tingkat risiko di perairan.