ASUS ExpertBook P3 G1 Resmi, Laptop Bisnis Intel Core Ultra Bobot 1,43 Kg

Penulis: Vino Bastian  •  Jumat, 25 September 2026 | 15:32:01 WIB
ASUS resmi memperkenalkan laptop bisnis ExpertBook P3 G1 dengan prosesor Intel Core Ultra 7 255H dan bobot mulai 1,43 kg.

BALI — ASUS memperkenalkan ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP), laptop bisnis dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 sampai 64GB, dan dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB. Bobotnya mulai 1,43 kg dengan sasis bersertifikat ketahanan militer MIL-STD-810H. Perangkat ini menyasar profesional, tenaga pendidik, dan pekerja hybrid yang butuh keandalan dengan anggaran lebih terkendali.

Lini ExpertBook terbaru ASUS menyasar segmen bisnis yang sensitif terhadap biaya, tetapi tetap menuntut performa dan keamanan standar korporat. Sasis Misty Grey dengan lapisan logam tahan gores pada bagian lid menjadi ciri utamanya, dipadukan bodi ringan yang memudahkan mobilitas harian.

Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven menyebut posisi produk ini sebagai opsi bagi perusahaan berkembang.

"Dengan ASUS ExpertBook P3 G1, kami ingin memberikan pilihan laptop bisnis yang tangguh dan andal tanpa mengorbankan efisiensi biaya bagi perusahaan yang sedang berkembang," ujarnya.

Spesifikasi Utama ASUS ExpertBook P3 G1

  • Prosesor: hingga Intel Core Ultra 7 Processor 255H
  • Memori: DDR5 hingga 64GB
  • Penyimpanan: dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB
  • Layar: NanoEdge 16:10, sertifikasi TÜV Rheinland
  • Bobot: mulai 1,43 kg
  • Warna: Misty Grey dengan lapisan logam tahan gores
  • Ketahanan: sertifikasi militer MIL-STD-810H

Kombinasi Core Ultra 7 255H dan memori DDR5 membuat laptop ini responsif untuk multitasking, pengolahan berkas, serta alur kerja bisnis harian. Dua slot SSD PCIe 4.0 memberi ruang penyimpanan yang bisa diperluas sesuai kebutuhan tim.

Termal ASUS ExpertCool dan Layar 16:10

ASUS membekali ExpertBook P3 G1 dengan teknologi manajemen termal ExpertCool. Desainnya membuang panas ke bagian belakang perangkat, sehingga area tangan pengguna tidak terganggu saat memakai mouse.

Pendekatan itu menjaga performa tetap stabil di bawah beban kerja berkelanjutan. Layar NanoEdge dengan rasio 16:10 memberi ruang vertikal lebih lega untuk dokumen dan spreadsheet, sementara touchpad diperbesar mempermudah navigasi tanpa mouse eksternal.

Keyboard dengan key travel 1,5 mm dirancang untuk kenyamanan mengetik jangka panjang. Untuk pekerja hybrid yang sering berpindah lokasi, kombinasi bobot 1,43 kg dan sasis MIL-STD-810H menjadi nilai jual tersendiri.

Fitur AI dan Keamanan Standar Bisnis

ASUS MyExpert menghadirkan rangkaian alat AI produktivitas, mulai dari alat penulisan profesional, perlindungan berkas, hingga panduan cepat untuk efisiensi kerja. Salah satu komponennya, ASUS AI ExpertMeet, mampu merekam dan merangkum rapat lengkap dengan penerjemahan real-time dan smart noise cancellation.

Fitur tersebut relevan bagi tim yang rutin berkolaborasi jarak jauh dengan klien lintas bahasa. Dari sisi keamanan, ExpertGuardian menyediakan perlindungan berlapis lewat fingerprint sensor untuk login dan TPM 2.0 untuk enkripsi tingkat hardware.

Layanan ASUS Business Support

Paket layanan ini mencakup perbaikan on-site, bantuan teknis khusus, dan dukungan 24/7. Masa garansinya mencapai 3 tahun, termasuk 3 tahun untuk baterai dan charger adapter.

Skema tersebut menekan risiko downtime bagi perusahaan yang memakai ExpertBook P3 G1 sebagai perangkat kerja utama. Setiap kendala teknis ditangani lewat solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Harga dan Ketersediaan

ASUS belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal mulai penjualan ExpertBook P3 G1 di Indonesia dalam materi peluncuran ini. Varian yang disebut adalah P3406CCAP dengan konfigurasi hingga Core Ultra 7 255H, RAM 64GB, dan dual SSD 2TB.

Pembeli yang berminat sebaiknya memantau kanal resmi ASUS Indonesia untuk informasi harga per varian dan ketersediaan stok.

Cocok untuk Siapa

ExpertBook P3 G1 paling masuk akal bagi profesional, tenaga pendidik, dan pekerja hybrid yang memprioritaskan daya tahan, keamanan, serta layanan purna jual panjang. Perusahaan dengan anggaran terkendali yang butuh laptop Core Ultra untuk operasional harian ada di daftar sasaran utama.

Jika kebutuhan utama adalah rendering berat atau gaming, lini konsumer dengan GPU diskret lebih tepat. Untuk produktivitas kantor dan mobilitas, kombinasi bobot 1,43 kg plus garansi 3 tahun menjadi pertimbangan kuat.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: wartaekonomi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top