Pemkab Gianyar Jadikan Pancasila Sumber Kekuatan Jaga Kebersamaan dan Keutuhan NKRI

Penulis: Vino Bastian  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:28:33 WIB
Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemkab Gianyar.

Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk menggalang kebersamaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penegasan itu disampaikan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Gianyar dan dipimpin langsung Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun. Upacara tersebut diikuti jajaran pejabat serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Gianyar.

GIANYAR — Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Gianyar Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar upacara seremonial. Menurut dia, momen itu menjadi pengingat untuk terus merawat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Menegakkan keadilan, kebenaran demi NKRI,” kata Made Sukania di sela peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Gianyar, Kamis.

Ia menyebut nilai-nilai Pancasila berperan penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus memperkokoh keutuhan NKRI. Pesan itu disampaikan di hadapan jajaran pejabat dan ASN yang mengikuti upacara.

Wakil Bupati Gianyar Pimpin Upacara Peringatan

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemkab Gianyar dipimpin Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun. Dalam kesempatan itu, Pemkab Gianyar mengajak seluruh masyarakat meneguhkan semangat persatuan.

Ajakan tersebut sekaligus menegaskan posisi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang harus terus dipertahankan. Seluruh rangkaian upacara diikuti jajaran pejabat dan ASN di lingkungan pemerintah kabupaten.

Ikrar Hari Kesaktian Pancasila Dibacakan

Made Sukania juga membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara tersebut. Ikrar itu menegaskan bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap negara terus terjadi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kondisi itu, menurut ikrar tersebut, dapat dipengaruhi oleh kelengahan dan kekurangwaspadaan terhadap upaya yang mengancam Pancasila sebagai ideologi negara. Meski demikian, semangat kebersamaan dinilai tetap mampu memperkokoh tegaknya NKRI.

Makna Peringatan 1 Oktober bagi Gianyar

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober dan berkaitan dengan rangkaian peristiwa 30 September 1965. Peristiwa itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Bagi Pemkab Gianyar, peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bukan tugas satu pihak saja. Nilai gotong royong dan toleransi disebut sebagai kunci menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top