BALI — Dua perangkat baru, vivo T6x dan iQOO Z12x, muncul bersamaan di database sertifikasi Bluetooth SIG dengan nomor model V2652 dan I2604. Keduanya diduga kuat merupakan satu hardware yang sama dengan branding berbeda, mengulang pola vivo T5x dan iQOO Z11x yang rilis Maret lalu. Belum ada detail spesifikasi maupun konfirmasi resmi dari kedua merek.
Kemunculan vivo T6x dan iQOO Z12x di basis data Bluetooth SIG menambah daftar panjang perangkat yang menyelesaikan sertifikasi wireless sebelum peluncuran resmi. Sertifikasi ini biasanya jadi tahap akhir sebelum produk dijual ke pasar, meski belum tentu menyingkap seluruh spesifikasi.
Yang tercatat hanya dua hal: nomor model dan nama produk. vivo T6x terdaftar sebagai V2652, sementara iQOO Z12x memakai kode I2604. Tidak ada informasi soal chipset, kapasitas baterai, atau konfigurasi kamera di dokumen tersebut.
Pola dua nomor model berbeda untuk satu perangkat bukan hal asing di grup vivo. Merek ini rutin menjual hardware identik di bawah dua sub-brand: vivo untuk pasar umum, iQOO untuk segmen yang lebih agresif secara harga dan spesifikasi.
Pada Maret lalu, vivo T5x dan iQOO Z11x sudah lebih dulu memakai strategi yang sama. Keduanya dirilis sebagai perangkat identik dengan nama berbeda, dan langkah itu terbukti efisien untuk menekan biaya produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Jika pola ini berlanjut, vivo T6x dan iQOO Z12x kemungkinan besar akan berbagi motherboard, layar, dan modul kamera yang sama. Perbedaannya hanya di kulit perangkat lunak dan positioning harga.
iQOO Z x Series sudah beberapa kali masuk ke Indonesia. Seri ini biasanya diposisikan sebagai penantang di kelas menengah dengan harga lebih tajam dibanding vivo reguler. Kehadiran iQOO Z12x di sertifikasi Bluetooth SIG membuka peluang perangkat ini kembali menyambangi pasar lokal.
Untuk vivo T6x sendiri, jalur distribusinya masih abu-abu. Seri T dari vivo tidak selalu dijual resmi di Indonesia. Beberapa model terakhir justru lebih dulu muncul di India dan pasar Asia Selatan sebelum masuk ke sini.
Yang perlu dicatat, sertifikasi Bluetooth SIG tidak mengikat jadwal peluncuran. Ada perangkat yang muncul di database lalu baru dijual enam bulan kemudian, ada juga yang batal masuk pasar tertentu.
Sampai sekarang belum ada bocoran soal spesifikasi inti kedua perangkat. Tidak ada informasi chipset, kapasitas baterai, kecepatan charging, atau resolusi kamera. Semua masih sebatas dugaan berdasarkan pola generasi sebelumnya.
Klaim bahwa vivo T6x dan iQOO Z12x adalah perangkat yang sama masih sebatas dugaan. Tanpa konfirmasi resmi dari vivo atau iQOO, hubungan keduanya belum bisa dipastikan. Pembaca yang menunggu kehadiran salah satu model sebaiknya menahan ekspektasi sampai ada pengumuman resmi.