BALI — Harga jual emas Antam di Pegadaian untuk ukuran 1 gram pada Selasa, 13 Oktober 2026, tercatat Rp2.633.000, naik Rp2.000 dari hari sebelumnya. Pegadaian menetapkan harga buyback 1 gram di Rp2.370.000, sehingga selisih jual-beli mencapai Rp263.000. Bagi calon investor, rentang itu jadi acuan penting sebelum membeli atau menjual kembali logam mulia.
Paragraf pembuka: Kenaikan tipis Rp2.000 pada emas Antam 1 gram mengikuti pergerakan harga harian yang ditetapkan Pegadaian. Selisih Rp263.000 antara harga jual dan buyback menjadi komponen biaya yang harus dihitung investor ritel, terutama yang berencana keluar-masuk dalam waktu singkat. Pegadaian merilis daftar harga untuk sembilan pilihan berat, mulai 0,5 gram hingga 100 gram.
Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, Pegadaian memasang harga jual Rp1.368.000 dengan buyback Rp1.185.000. Adapun 1 gram dijual Rp2.633.000 dan dibeli kembali Rp2.370.000.
Investor yang mengincar bobot besar bisa melirik emas 100 gram yang dilepas Rp257.417.000, sementara nilai buyback-nya Rp235.896.000. Ukuran 50 gram dibanderol Rp128.748.000 dan 25 gram Rp64.414.000.
Pilihan kecil seperti 0,5 gram dan 2 gram tetap tersedia untuk pembeli dengan modal terbatas. Namun, emas Antam ukuran 250 gram sampai 1.000 gram belum masuk daftar harga Pegadaian hari ini.
Perbedaan Rp263.000 pada ukuran 1 gram bukan angka yang bisa diabaikan. Jika investor membeli hari ini lalu menjual kembali esok hari dengan harga buyback yang sama, posisinya langsung merugi sebesar selisih tersebut.
Karena itu, membandingkan harga jual dan buyback sebelum transaksi membantu memperkirakan biaya keluar-masuk. Pegadaian juga mengingatkan harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Penutup: Bagi masyarakat yang ingin masuk ke emas Antam, memeriksa ulang daftar harga terbaru sebelum bertransaksi menjadi langkah wajib. Selisih jual-beli yang konsisten di kisaran ratusan ribu rupiah per gram membuat emas lebih cocok untuk horizon investasi jangka menengah-panjang ketimbang trading harian.