GIANYAR — Empat SPBU yang menjadi fokus pengamanan tersebar di Jalan Raya Bukit Jati (SPBU 54.805.24), Jalan By Pass Prof. Ida Bagus Mantra (SPBU 54.805.15), Jalan Dharma Giri (SPBU 55.805.30), dan Jalan Raya Tulikup (SPBU 54.805.02). Personel diterjunkan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memantau langsung perkembangan ketersediaan bahan bakar di masing-masing lokasi.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi stok yang tidak merata. Dua SPBU masih beroperasi melayani pembelian untuk jenis BBM tertentu, sehingga antrean kendaraan mengular hingga ke bahu jalan. Dua SPBU lain memilih tutup sementara karena pasokan kosong, meski sejumlah warga tetap bertahan menunggu kedatangan tanker pengirim BBM.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan bertindak sebagai Kepala Pengamanan Wilayah (Kapamwil) Gianyar dalam operasi ini. Ia didampingi Perwira Pengendali Iptu I Gde Densa Prana dan Ipda I Ketut Alit Antara. Sebanyak 41 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan arus kendaraan yang mengantre tidak sampai memacetkan lalu lintas di sekitar SPBU.
“Kami hadir untuk memantau perkembangan ketersediaan BBM sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di SPBU berlangsung aman dan tertib. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU terkait kondisi stok dan kedatangan pasokan, serta melakukan pengaturan apabila antrean kendaraan berpotensi mengganggu arus lalu lintas,” ujar Kompol Adi Suryawan.
Selain mengalihkan dan mengatur arus kendaraan, petugas di lapangan menjalin komunikasi intensif dengan pihak pengelola SPBU. Komunikasi itu untuk memperbarui informasi soal estimasi waktu kedatangan armada pengangkut BBM, sehingga warga yang menunggu bisa mendapat kepastian.
Langkah pengamanan ini diambil sebagai respons atas keterlambatan distribusi BBM ke wilayah Bali. Antrean panjang di sejumlah SPBU Gianyar membuat sebagian kendaraan meluber ke jalan raya dan berpotensi mengganggu pengguna jalan lain.
Kapolsek Gianyar mengimbau seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan mengantre secara tertib. Warga juga diminta tidak melakukan aksi panic buying yang bisa memperparah kelangkaan di lapangan.
Masyarakat diminta mematuhi arahan petugas kepolisian di lokasi demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Pemantauan di empat SPBU Gianyar masih berlanjut menunggu pasokan BBM kembali normal.