BALI — Apple resmi memperkenalkan iMac M6 2026 dengan chip 2 nanometer dan Wi-Fi 7, tapi harga mulai naik ke USD 1.499 dari sebelumnya USD 1.299. All-in-one 24 inci ini dikirim mulai 6 November dengan pre-order 28 Oktober, menyasar pengguna iMac lama yang butuh tenaga AI lokal dan konektivitas baru. Layar dan desainnya tidak berubah sejak 2021, jadi pembaruan tahun ini murni soal dapur pacu.
Pengumuman iMac M6 menyusul iPad mini 8 yang dilepas sehari sebelumnya dalam rangkaian "Pro and Tell" Apple pekan ini. Komputer ini langsung dikirim dengan macOS 27 Golden Gate, termasuk versi terbaru Apple Intelligence dan Siri AI. Perangkat menyasar pengguna yang masih memakai iMac generasi lama, bukan pembeli yang baru masuk ekosistem.
Model dasar dengan CPU/GPU 10-core dibanderol USD 1.499 (USD 1.449 untuk pendidikan). Varian CPU dan GPU 12-core mulai USD 1.699, atau USD 1.599 untuk pendidikan.
Angka itu naik dari harga awal M4 iMac yang diluncurkan 2024 sebesar USD 1.299. Apple memang menaikkan harga seluruh lini perangkatnya pada Juni lalu ke posisi USD 1.499, jadi kenaikan ini bukan khusus iMac. Tetapi tetap terasa: bahkan Apple tidak kebal efek kelangkaan RAM yang melanda industri.
Belum ada pengujian langsung iMac M6, jadi angka terbaik datang dari Mac mini M6 yang sudah diuji sebelumnya. Chip yang sama tampil kuat di bawah beban berat, dan berikut perbandingannya dengan M5 serta M5 Pro di MacBook Pro.
Jika iMac M6 menyamai angka itu, lompatan dari M4 cukup besar. Chip M6 diperkenalkan Agustus lalu dengan proses 2 nanometer, sama seperti A20 Pro di iPhone Duo. Arsitektur ini seharusnya mengungguli proses 3 nanometer milik M4, terutama untuk pemrosesan AI berkat Neural Engine dual 16-core.
Artinya, bagi pengguna yang menjalankan model bahasa lokal, agen AI, atau alat kreatif di desktop, peningkatan terasa paling nyata di beban kerja tersebut. Untuk pekerjaan kantor biasa, selisihnya mungkin tidak sebesar klaim di atas kertas.
Bagian ini yang paling mungkin mengecewakan. iMac M6 mempertahankan panel 24 inci 4.5K Retina, resolusi 4.480 x 2.520 piksel, dan kecerahan puncak 500 nit, sama seperti M4 iMac. Teknologinya masih LCD dengan lampu latar LED, bukan OLED.
Padahal iPad mini 8 sudah mendapat layar OLED. Mengharapkan hal serupa di iMac wajar saja, dan absennya terasa sebagai peluang yang dilewatkan. Varian 12-core setidaknya menawarkan opsi layar nano-texture untuk mengurangi pantulan.
Desain bodi juga tidak berubah berarti sejak 2021. Pilihan warnanya tetap tujuh: biru, hijau, pink, kuning, ungu, oranye, dan silver.
Selain chip, konektivitas adalah perubahan yang paling terasa. iMac 2026 membawa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 langsung dari kotak.
Wi-Fi 7 membuka akses ke pita 6 GHz dan fitur Multi-Link Operation (MLO) yang menggabungkan beberapa pita sekaligus untuk latensi lebih rendah dan throughput lebih tinggi. Bluetooth 6.0 memberi pelacakan jarak lebih akurat, efisiensi daya lebih baik, dan audio nirkabel berlatensi rendah untuk pengguna AirPods Max 2.
iMac M6 adalah pembaruan spesifikasi, bukan redesain. Bagi pemilik iMac Intel atau M1 yang mulai terasa lambat saat mengerjakan beban AI dan kreatif, lompatan ke chip 2 nanometer plus Wi-Fi 7 cukup masuk akal. Bagi pengguna M4 iMac, tidak ada alasan kuat untuk pindah.
Keputusan akhir tetap menunggu pengujian penuh, terutama untuk memastikan apakah thermal bodi tipis iMac mampu menahan M6 dalam sesi kerja panjang tanpa throttling. Yang jelas, klaim "all-in-one terbaik 2026" baru bisa dibuktikan setelah unit uji sampai di meja redaksi, bukan dari lembar spesifikasi.