BULELENG — Bantuan program sembako menempati porsi terbesar dengan nilai Rp 65.173.000.000 untuk 108.705 keluarga penerima manfaat (KPM). Disusul Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp 50.893.625.000 bagi 66.109 KPM.
Dua program lain nilainya lebih kecil. Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) melalui Sentra Mahatmiya Bali disalurkan Rp 617.337.500 kepada 291 penerima manfaat. Sementara Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) menyasar 304 KPM dengan nilai Rp 1.519.276.500.
Rincian Empat Program Bansos di Buleleng
- Program sembako: Rp 65.173.000.000 untuk 108.705 KPM
- PKH: Rp 50.893.625.000 untuk 66.109 KPM
- ATENSI via Sentra Mahatmiya Bali: Rp 617.337.500 untuk 291 penerima
- PPSE: Rp 1.519.276.500 untuk 304 KPM
Penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng. Anggota Komisi VIII DPR RI dari daerah pemilihan Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, memimpin langsung kunjungan tersebut.
Aspirasi yang Diserap: Sosial, Keagamaan, hingga Kebencanaan
Kariyasa menyebut kunjungan reses ini bukan sekadar seremonial penyaluran bantuan. Ada tiga isu utama yang dibawa pemerintah daerah ke meja Komisi VIII.
"Kami mengajak semua mitra dari Komisi VIII, mulai dari Kementerian Agama, Kementerian Sosial, hingga BNPB dalam rangka menyerap aspirasi terhadap