NUSA DUA — Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy menyatakan Unit Escape memiliki fungsi utama menyelamatkan pejabat penting, tamu negara, maupun delegasi dari lokasi yang terancam menuju titik aman saat terjadi situasi darurat. Personel yang diterjunkan berada di bawah kendali Wakil Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Bali, Kompol Ketut Sumarayasa.
Penempatan pasukan mengikuti rangkaian Operasi Gapura Agung V-2026 yang digelar Polda Bali sepanjang penyelenggaraan forum internasional bidang tata kelola nama domain internet tersebut.
Ancaman yang Diantisipasi: Penyerangan hingga Penyanderaan
Unit Escape disiapkan menghadapi sejumlah skenario berisiko tinggi. Ancaman yang masuk dalam pemetaan meliputi penyerangan, peledakan, penyanderaan, hingga aksi kekerasan menggunakan senjata api.
Untuk menunjang tugas, personel dibekali seragam taktis, rompi antipeluru, helm pelindung, dan senjata api sesuai kebutuhan operasional. Dukungan kendaraan taktis jenis Todak disiagakan guna mempercepat mobilitas di lapangan.
“Fungsi utama Unit Escape adalah menyelamatkan pejabat penting, tamu negara, maupun delegasi dari lokasi yang terancam menuju titik aman apabila terjadi situasi darurat. Keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan,” kata Ariasandy.
Alur Evakuasi: Jalur Khusus hingga Kantor Polisi Terdekat
Apabila ancaman serius muncul, personel bergerak mengikuti prosedur operasional untuk melindungi dan mengevakuasi pihak yang menjadi sasaran. Prosesnya mencakup pemindahan VIP/VVIP atau delegasi melalui jalur yang telah disiapkan.
Mereka lantas dibawa dengan kendaraan khusus menuju lokasi aman. Titik tujuan bisa berupa kantor kepolisian terdekat, bergantung pada situasi dan kebutuhan di lapangan.
Kesiapsiagaan diperkuat lewat pengecekan dan pemetaan jalur evakuasi. Tujuannya agar proses penyelamatan berlangsung cepat dan terkoordinasi saat kondisi darurat benar-benar terjadi.
Koordinasi Antarsatuan Jadi Kunci Pengamanan ICANN87
Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan unsur terkait. Langkah penanganan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lokasi kegiatan.
Melalui Operasi Gapura Agung V-2026, Polda Bali memperkuat kesiapan personel dan koordinasi antarsatuan. Polda Bali berharap seluruh rangkaian kegiatan internasional itu berlangsung aman dan kondusif sehingga para delegasi dapat mengikuti agenda tanpa gangguan keamanan.