Ketua Dekranas Selvi Gibran Kunjungi Penenun Geringsing Tenganan, Soroti Regenerasi Perajin di Karangasem

Penulis: Xander Situmorang  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:01:01 WIB
Ketua Dekranas Selvi Gibran didampingi Ketua Dekranasda Bali Putri Koster tiba di Desa Tenganan, Karangasem, untuk meninjau kerajinan tenun geringsing.

KARANGASEM — Selvi Gibran tiba di Tenganan didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster. Rombongan diterima warga desa adat yang sejak lama hidup dari menenun geringsing, kain yang proses pembuatannya menuntut ketelitian dan waktu panjang.

Bagi Selvi, kunjungan itu menjadi yang pertama ke desa Bali Aga tersebut. Ia melihat langsung corak khas geringsing beserta tahapan pembuatannya.

Penenun Menua, Regenerasi Jadi Persoalan Utama

Sebagian besar perajin geringsing di Tenganan kini berusia lanjut. Kondisi itu membuat pengetahuan menenun berisiko putus bila tidak ada penerus.

Selvi menilai regenerasi sebagai langkah paling mendesak. Ia berharap makin banyak anak muda tertarik mempelajari tradisi tersebut, bukan hanya untuk menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadikannya sumber penghidupan.

Dekranas menyatakan siap mendukung upaya pelestarian geringsing. Menurut Selvi, kain itu bukan sekadar produk kerajinan, melainkan cermin identitas dan keterampilan masyarakat Tenganan yang diwariskan turun-temurun.

Satu-satunya Tenun Ikat Ganda di Indonesia

Putri Koster menjelaskan, Tenganan merupakan desa Bali Aga yang mempertahankan teknik ikat ganda atau double ikat. Geringsing disebut sebagai satu-satunya tradisi tenun ikat ganda di Indonesia dan satu dari tiga tradisi serupa di dunia.

Karena itu, ia meminta perajin menjaga kualitas dan nilai jual produk. Proses pembuatan yang panjang semestinya berbanding lurus dengan harga yang diterima penenun.

"Harga produk harus mencerminkan kualitas, nilai seni, serta kerja keras para perajin," kata Putri Koster.

Pelestarian, menurutnya, tidak cukup dengan mempertahankan tradisi. Pemasaran berkelanjutan perlu agar geringsing makin dikenal masyarakat luas dan manfaat ekonominya kembali ke warga Tenganan.

Filosofi Geringsing: Tidak Sakit

Secara etimologis, geringsing berasal dari kata gering yang berarti sakit dan sing yang berarti tidak. Kain itu dimaknai sebagai doa agar pemakainya senantiasa sehat.

Dalam kunjungan yang sama, Ketua Umum TP PKK Tri Suswanti Tito Karnavian ikut menyampaikan kesan positif. Ini kunjungan keduanya ke Tenganan.

Tri Suswanti menyatakan komitmen mendukung penguatan perekonomian warga setempat melalui pengembangan kerajinan tradisional. Ia berharap dapat kembali ke Tenganan pada kesempatan mendatang.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: baliprawara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top