Pencarian

IHSG Ditutup di 6.441, Tekanan Jual Masih Dominan Pekan Ini

Senin, 21 September 2026 • 08:03:32 WIB
IHSG Ditutup di 6.441, Tekanan Jual Masih Dominan Pekan Ini
IHSG ditutup di level 6.441 pada pekan lalu di bawah MA5 dan MA20.

BALI — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.441 pada pekan lalu, berada di bawah MA5 dan MA20. Posisi ini memicu dead cross MA5 terhadap MA20 yang mengindikasikan pelemahan jangka pendek. Tekanan jual yang masih dominan membuat IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada pekan ini.

Indikator Momentum Konfirmasi Tekanan Jual

Brigita menambahkan, indikator momentum sejalan dengan MACD yang telah membentuk dead cross sebelumnya terhadap signal line. Histogram negatif yang kian melebar memperkuat sinyal pelemahan.

"Indikator momentum sejalan dengan MACD yang telah membentuk dead cross sebelumnya terhadap signal line & histogram negatif yang kian melebar," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (21/9/2026).

Tekanan Jual Masih Besar, Volume Perdagangan Tinggi

Dari sisi tekanan jual, Brigita menyebut masih cukup besar diikuti volume yang cukup besar. Meski demikian, IHSG masih bertahan di atas MA60.

Posisi di atas MA60 membuat tren menengah belum berbalik. Koreksi saat ini masih dapat dibaca sebagai pullback, bukan awal tren turun jangka panjang.

Apa Artinya bagi Investor

Bagi investor, level MA60 menjadi kunci yang perlu dicermati. Selama IHSG bertahan di atas level tersebut, peluang rebound masih terbuka. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan MA60 tertembus, risiko pelemahan lebih dalam perlu diantisipasi.

Brigita juga menyoroti saham-saham yang perlu dicermati pada pekan ini, termasuk ANTM, MTEL, dan IMPC. Ketiganya menjadi fokus analisa teknikal di tengah kondisi pasar yang sedang konsolidasi.

Rekomendasi Strategi

Investor disarankan mencermati level support dan resistance masing-masing saham sebelum mengambil keputusan. Volume perdagangan yang tinggi menandakan masih ada aktivitas jual-beli yang signifikan di pasar.

Konsolidasi IHSG pada pekan ini akan sangat bergantung pada sentimen global dan arus dana asing. Jika tekanan jual mereda, IHSG berpeluang menguji kembali level resistance terdekat.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks