BALI — Pasar motor Indonesia saat ini nyaris sepenuhnya dikuasai Yamaha dan Honda. Suzuki, yang dikenal dengan durabilitas mesinnya, hanya mengandalkan lini produk lama tanpa penyegaran berarti. Akibatnya, konsumen Tanah Air yang haus inovasi mulai melirik merek lain.
Namun di pasar global, Suzuki sebenarnya punya amunisi lengkap. Empat model yang dijual di Filipina dan Kolombia ini punya spesifikasi yang bisa langsung mengubah persaingan kelas 150cc di Indonesia.
Motor adventure ini menggendong mesin 162cc, 4-tak, SOHC, 2 katup injeksi yang menghasilkan tenaga 11 kW pada 8.000 rpm dan torsi 14 Nm pada 6.500 rpm. Keunggulan utamanya ada pada sistem pengereman dual channel ABS di cakram depan dan belakang, plus lampu LED penuh dengan sein fleksibel.
Di Filipina, V-Strom 160 dibanderol 146.000 Philippine Peso atau sekitar Rp 42,6 juta. Ban berukuran besar juga membuatnya stabil di berbagai medan, cocok untuk pengendara yang suka petualangan.
Bagi pecinta jalur tanah, Suzuki DR 160 hadir dengan mesin 162cc yang menghasilkan 10,5 kW dan torsi 14,5 Nm. Fitur unggulannya meliputi panel instrumen LCD full-color, lampu LED futuristik, serta rem single channel ABS di roda depan.
Suspensi depan teleskopik dan monoshock belakang membuatnya nyaman di medan off-road ringan. Harganya 129.000 Philippine Peso atau sekitar Rp 37,6 juta.
Model ini merupakan motor bebek bergaya klasik yang tetap mengusung mesin 162cc injeksi. Cocok untuk konsumen yang menginginkan tampilan retro tapi performa kekinian. Sayangnya, Suzuki belum pernah mengindikasikan akan membawanya ke Indonesia.
Di segmen skuter, Suzuki punya Burgman 15 yang beredar di Kolombia. Skuter ini menawarkan kabin luas dengan mesin 150cc yang efisien. Jika masuk ke Indonesia, Burgman 15 bisa langsung bersaing dengan Yamaha Lexi atau Honda Vario 160 di segmen skuter premium.
Keempat motor ini membuktikan bahwa Suzuki global sebenarnya memiliki produk yang kompetitif. Masalahnya, keputusan untuk membawanya ke Indonesia masih menjadi tanda tanya besar. Tanpa langkah konkret, Suzuki berisiko semakin tertinggal di pasar yang terus bergerak cepat.
Yang jelas, konsumen Indonesia tetap menunggu apakah Suzuki akan merespons dengan model-model segar seperti V-Strom 160 atau Burgman 15, atau terus bertahan dengan lini lama yang mulai ditinggalkan pasar.