Apple Batal Rilis M6 Pro dan M6 Max, Strategi Chip Mac Berubah Drastis

Penulis: Yanto Prasetya  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 00:04:31 WIB
Apple batal rilis M6 Pro dan M6 Max, langsung fokus ke chip M7 untuk Mac.

BALI — Apple tengah menyiapkan perubahan besar pada peta jalan prosesor Mac. Sebuah laporan dari Bloomberg yang dirilis pekan ini mengungkapkan bahwa perusahaan tidak akan merilis versi lebih tinggi dari chip M6 yang akan datang. Alih-alih menghadirkan varian M6 Pro dan M6 Max, Apple akan langsung fokus ke generasi M7.

Spesifikasi Chip M6 yang Dikonfirmasi

Chip M6 dikabarkan telah diuji coba pada MacBook Pro entry-level dan dijadwalkan rilis akhir tahun ini. Beberapa peningkatan yang dikonfirmasi meliputi:

  • Bandwidth memori: Hingga 200 GB/detik, naik dari 153 GB/detik di M5.
  • Arsitektur memori baru dan neural engine yang ditingkatkan untuk pemrosesan AI.
  • GPU redesain dengan konfigurasi hingga 12 core grafis, naik dari maksimal 10 core di M5. GPU anyar ini dirancang untuk menangani rendering AI, grafis, dan tugas lain secara bersamaan.
  • Peningkatan performa di semua core pemrosesan serta encoding dan decoding video yang lebih baik.

Strategi Anyar: Lewati M6 Pro/Max, Langsung ke M7

Keputusan Apple untuk tidak membuat varian M6 Pro dan M6 Max menandai pergeseran strategi yang signifikan. Sejak debut Apple Silicon pada 2020, setiap chip generasi baru selalu memiliki varian Pro, Max, atau Ultra. Laporan Bloomberg menyebut varian Pro dan Max berikutnya baru akan hadir di generasi M7.

Chip M7 dasar dilaporkan siap pada "awal semester pertama tahun depan." Sementara itu, M7 Pro dan M7 Max dijadwalkan hadir pada akhir tahun yang sama, disusul M7 Ultra pada 2028. Bloomberg mengutip narasumber internal yang menyebut lini M7 dirancang terutama untuk peningkatan besar pada pemrosesan AI di perangkat (on-device AI). Chip M7 dasar dikabarkan mendukung bandwidth memori sekitar 240 GB/detik.

M5 Ultra Masih dalam Pengembangan untuk Mac Studio

Sebelum beralih ke M6 dan M7, Apple masih memiliki satu chip lagi di generasi M5. Chip M5 Ultra dengan nama kode Sotra D atau H17D ditargetkan rilis tahun ini sebagai bagian dari Mac Studio baru. Spesifikasinya cukup gila: sekitar 36 core CPU dan 80 core GPU, menjadikannya salah satu prosesor paling bertenaga di komputer arus utama.

Apple juga telah menguji dukungan memori hingga 768 GB pada M5 Ultra Mac Studio, meskipun kendala ketersediaan komponen bisa mempersulit peluncurannya.

Dampak ke Pengguna dan Pasar

Keputusan ini punya implikasi langsung bagi pengguna Mac. Mereka yang menunggu performa tinggi di generasi M6 harus bersabar hingga lini M7 hadir tahun depan. Bagi konsumen yang membutuhkan daya komputasi ekstra untuk rendering, editing video, atau beban kerja AI, M5 Ultra yang akan datang di Mac Studio mungkin jadi pilihan jangka pendek yang paling masuk akal.

Belum ada konfirmasi resmi dari Apple mengenai ketersediaan produk-produk ini di pasar Indonesia. Namun, pola peluncuran sebelumnya menunjukkan produk anyar biasanya tiba di Tanah Air beberapa pekan hingga bulan setelah rilis global.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top