Brasil vs Jepang: Vinicius Jr dan Casemiro Bawa Samba Boys ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Penulis: Yanto Prasetya  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 01:27:32 WIB
Vinicius Jr merayakan gol penentu yang membawa Brasil ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

BALI — Pertandingan Brasil vs Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan drama yang tidak terduga. Sempat tertinggal gol cepat Kaishu Sano di menit ke-30, Brasil bangkit dan menunjukkan kualitas juara dunia lima kali. Kemenangan ini memastikan posisi mereka di babak selanjutnya, menunggu lawan dari hasil pertandingan lain.

Sano Bikin Jepang Bermimpi, Brasil Tersentak

Jepang memulai laga dengan percaya diri. Strategi bertahan rapat ala "anaconda" berhasil meredam pergerakan lini depan Brasil. Kaishu Sano menjadi pahlawan setelah mencuri bola dari Casemiro dan melepaskan tembakan kaki kanan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Brasil.

"Sano adalah pemain yang kontroversial, tapi gol ini akan membuatnya jadi pahlawan," tulis jurnalis dalam laporan langsung pertandingan. Sano sebelumnya terlibat kasus hukum yang dilaporkan selesai dengan pembayaran kompensasi kepada korban.

Casemiro Bangkit, Ancelotti Piawai Baca Pertandingan

Casemiro yang sempat dikritik karena performa lambat dan rawan kartu kuning, membayar kepercayaan pelatih Carlo Ancelotti. Di menit ke-59, ia berada di posisi tepat di garis enam yard untuk menyambar bola liar dan menyamakan kedudukan. Gol ini menjadi gol kesepuluhnya dalam 90 penampilan untuk tim nasional.

Keputusan Ancelotti mempertahankan Casemiro dan mengganti Lucas Paqueta dengan Endrick di babak kedua menjadi titik balik. "Banyak orang akan menarik Casemiro keluar, tapi Ancelotti justru memberinya kepercayaan," catat komentator pertandingan.

Vinicius Jr Hampir Bikin Gol Indah, Jepang Kehabisan Napas

Vinicius Jr menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Jepang. Di menit ke-58, ia menerobos kotak penalti dan melepaskan tembakan dengan sisi luar kaki kanan yang hanya bisa ditepis kiper Suzuki. Bola memantul ke tiang gawang sebelum akhirnya diamankan.

Statistik pertandingan menunjukkan Brasil mendominasi dengan 65% penguasaan bola dan 14 tembakan, namun Jepang hampir mencuri gol kedua lewat serangan balik cepat di menit ke-53 yang gagal dimanfaatkan dengan baik.

Kontroversi Wasit dan Cedera Pemain

Pertandingan ini juga diwarnai kontroversi. Kaishu Sano yang sudah mengantongi kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap Matheus Cunha namun wasit tidak memberikan kartu kedua. Keputusan ini menuai protes dari pemain Brasil.

Di sisi lain, Jepang harus kehilangan Ritsu Doan yang mengalami cedera paha setelah melakukan tekel keras di menit ke-65. Pelatih Jepang harus memutar otak mengganti pemain kuncinya di saat tim sedang tertinggal.

Hasil Ini Bikin Brasil Tenang, Jepang Harus Menang di Laga Pamungkas

Kemenangan ini menempatkan Brasil di puncak klasemen grup dengan enam poin dari dua pertandingan. Jepang yang mengoleksi tiga poin harus memenangkan laga terakhir melawan Kroasia untuk memastikan lolos ke babak 16 besar.

"Kami tidak bermain sempurna, tapi mentalitas tim ini luar biasa," ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan. "Jepang tim yang sulit dikalahkan, tapi kami pantas menang."

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top