DENPASAR — Gemuruh sorak pendukung memenuhi ruangan Gedung Ksirarnawa saat perwakilan peserta dari kabupaten/kota tampil membawakan lagu-lagu yang telah ditentukan. Kursi-kursi tampak penuh oleh para pendukung dan masyarakat umum yang berjejal menyaksikan perlombaan, Kamis (2/7).
Lomba paduan suara ini digelar serangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Setiap Tim Penggerak PKK kabupaten/kota wajib mengirimkan tim yang terdiri dari 31 peserta pria dan wanita dari satu SMA.
Setiap peserta mendapat durasi 18 menit untuk membawakan tiga lagu. Dua di antaranya wajib, yaitu Mars PKK dan Lagu Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Satu lagu pilihan bisa dipilih dari Bungan Sandat, Don Dapdape, atau Mayadenawa.
“Maksud dan tujuan pelaksanaan perlombaan ini adalah untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda sejak dini dalam menerapkan pola hidup sehat, keterampilan hidup (life skills), serta pengembangan seni budaya yang sejalan dengan nilai-nilai Gerakan PKK,” jelas Putri Koster.
Putri Koster menambahkan, lomba paduan suara ini menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan lagu-lagu daerah Bali kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap warisan budaya daerahnya,” imbuhnya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta berkompetisi secara sehat, saling menghargai, dan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.
Selain lomba paduan suara, TP PKK Provinsi Bali juga menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Lomba Memasak Olahan Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan sehari sebelumnya. Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada puncak acara Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali pada Jumat (24/7) mendatang.