DENPASAR — Ratusan pasang mata di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, tertuju pada panggung ketika kontingen TP PKK Kabupaten Bangli mulai membawakan lagu. Dengan busana adat Bali yang seragam, mereka membawakan dua lagu wajib, Mars PKK dan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta satu lagu daerah pilihan. Harmonisasi suara dan penghayatan para peserta mendapat sambutan hangat dari penonton yang memenuhi gedung.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Bagi TP PKK Kabupaten Bangli, keikutsertaan dalam lomba ini bukan sekadar mengejar prestasi. Ajang yang diikuti seluruh TP PKK kabupaten/kota se-Bali itu menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarkader. “Kami hadir bukan semata mengejar prestasi, tetapi membawa nama baik daerah serta menunjukkan bahwa kader PKK Bangli memiliki potensi, kreativitas, dan solidaritas yang kuat,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta.
Seni sebagai Media Pembangunan
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli yang hadir didampingi Ny. Suciati Diar menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah berlatih secara konsisten. Menurutnya, penampilan dalam lomba paduan suara tidak hanya mengedepankan kualitas vokal. Lebih dari itu, kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi kader PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Seni menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat. Melalui paduan suara, nilai-nilai persatuan, gotong royong, kebersamaan, serta implementasi 10 Program Pokok PKK dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan menyentuh,” tambah Ny. Sariasih Sedana Arta.
Semarak HKG PKK ke-54
Suasana perlombaan berlangsung semarak. Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, jajaran pengurus TP PKK kabupaten/kota se-Bali, serta perwakilan berbagai instansi turut hadir menyaksikan penampilan para kader. Momentum HKG PKK ke-54 ini diharapkan semakin memperkuat semangat kader PKK untuk terus berinovasi dan mengabdi kepada masyarakat.
Bagi TP PKK Kabupaten Bangli, penampilan di panggung Ksirarnawa menjadi simbol harmoni pengabdian yang dibangun melalui kebersamaan, ketulusan, dan komitmen dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. Semangat yang ditampilkan di atas panggung diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh kader PKK untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Kabupaten Bangli.