BALI — Flip mengumumkan kehadiran Flip Kasir, sebuah perangkat yang memungkinkan merchant menerima konfirmasi pembayaran digital secara otomatis dan langsung. Teknologi ini diadopsi dari Paytm, perusahaan pembayaran India yang telah menjadi pionir Soundbox sejak 2019 dan digunakan oleh jutaan pedagang di negara tersebut.
CEO dan Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan mengatakan, kebutuhan merchant akan efisiensi pembayaran semakin mendesak seiring pertumbuhan transaksi digital. "Melalui Flip Kasir, kami membantu merchant Indonesia dari berbagai sektor dan skala usaha mengelola transaksi dengan lebih mudah dan akurat," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (9/7).
Perbedaan utama antara Soundbox dan QRIS terletak pada mekanisme konfirmasi. Soundbox memberikan notifikasi suara langsung begitu pembayaran berhasil, sehingga pedagang tidak perlu mengecek ponsel atau layar secara manual. Sebaliknya, QRIS adalah sistem pembayaran berbasis kode QR yang memungkinkan transaksi dari berbagai aplikasi, namun konfirmasi tetap bergantung pada perangkat merchant.
QRIS sendiri telah menjadi tulang punggung pembayaran digital di Indonesia. Bank Indonesia mencatat, pada semester pertama 2025, QRIS telah menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant, dengan 93% di antaranya adalah UMKM. Volume transaksi mencapai 6,05 miliar transaksi senilai Rp 579 triliun.
Flip Kasir saat ini baru diperkenalkan kepada sejumlah mitra terpilih. Merchant yang menggunakannya berasal dari berbagai sektor, mulai dari warung kecil hingga restoran waralaba dan toko elektronik. Flip mengklaim para pedagang merasakan manfaat percepatan pelayanan dan pengurangan kesalahan pengecekan manual.
Kolaborasi ini terjadi di tengah penguatan hubungan bilateral Indonesia-India. Dalam kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan infrastruktur digital, termasuk rencana integrasi sistem pembayaran UPI India dengan sistem pembayaran Indonesia. Flip dan Paytm menjadi contoh nyata penerapan inovasi lintas negara tersebut.
Founding Managing Partner Insignia Ventures Partners, Yinglan Tan, yang juga investor Flip, menilai kemitraan ini menegaskan peran Indonesia sebagai pasar global untuk teknologi finansial. "Kolaborasi itu juga menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan Flip membawa teknologi yang telah terbukti di pasar lain dan menjadikannya relevan dengan kebutuhan lokal," ujar Tan.
Flip Kasir merupakan langkah ekspansi signifikan bagi perusahaan yang memulai bisnis dari layanan transfer antarbank gratis. Kini, dengan lebih dari 16 juta pengguna dan ribuan mitra bisnis, layanan Flip mencakup remitansi internasional, pembayaran tagihan, solusi gaya hidup, hingga layanan bisnis melalui Flip for Business dan Flip Globe. Flip juga bermitra dengan Bank Aladin Syariah untuk layanan tabungan syariah digital.
Rafi menambahkan, Flip Kasir adalah bagian dari perjalanan perusahaan membangun layanan keuangan yang lebih adil dan mudah diakses. "Dari transfer hingga berbagai layanan finansial, kini kami hadir lebih dekat dengan kebutuhan merchant," pungkasnya. Flip berencana terus mengembangkan perangkat ini untuk membantu merchant mengelola usaha secara lebih efisien.