DENPASAR — Keterbatasan armada sempat menjadi hambatan utama bagi Ni Wayan Sri Eka Sukmawati dalam mengembangkan usaha kursus mengemudi Anisa Mengemudi di kawasan Renon, Denpasar. Tingginya permintaan peserta tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang tersedia.
Untuk menjawab tantangan itu, Sri memanfaatkan fasilitas pembiayaan dana tunai produktif ACC Danaku. Berawal dari rekam jejak pembiayaan kendaraan baru yang baik di ACC, proses pengajuan hingga pencairan dana berjalan lancar. Tambahan modal itu kemudian digunakan untuk menambah armada dan meningkatkan kapasitas operasional.
Setelah mendapatkan tambahan modal, usaha Anisa Mengemudi mengalami peningkatan kapasitas. Jumlah peserta yang bisa dilayani setiap harinya bertambah, seiring dengan bertambahnya unit kendaraan latihan. Kondisi ini langsung berdampak pada pendapatan dan keberlanjutan bisnis.
Branch Manager ACC Renon, Stephen Yan, menyebut kisah Sri sebagai contoh nyata bagaimana akses pembiayaan yang tepat bisa mendorong kesejahteraan pelaku usaha.
“ACC tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga ingin menjadi mitra yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat secara berkelanjutan. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang dapat berkembang melalui solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Stephen dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Stephen, komitmen tersebut diwujudkan melalui produk pembiayaan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam masyarakat. Selain pembiayaan kendaraan baru dan bekas, ACC Danaku menjadi solusi dana tunai produktif yang bisa dimanfaatkan untuk ekspansi usaha.
ACC menyatakan akan terus mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha masyarakat, khususnya di wilayah Renon dan sekitarnya. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan, “To Promote Credit for A Better Living.”
Bagi masyarakat Denpasar dan sekitarnya yang ingin mengetahui lebih lanjut soal produk pembiayaan ACC, dapat mengunjungi Kantor ACC Renon yang berlokasi di Jalan Merdeka C4 & C5, Renon, Denpasar Selatan. ACC berharap pelaku UMKM di Bali dapat memanfaatkan layanan pembiayaan secara bijak untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.