Bupati Klungkung I Made Satria Salurkan Bantuan Ngaben Massal ke Empat Desa Adat, Total Rp445 Juta untuk Pitra Yadnya

Penulis: Yanto Prasetya  •  Senin, 20 Juli 2026 | 11:09:01 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria menyerahkan bantuan dana Ngaben massal sebesar Rp445 juta kepada empat desa adat di Kabupaten Klungkung.

KLUNGKUNG — Empat desa adat di Kabupaten Klungkung mendapat suntikan dana segar dari pemerintah daerah untuk menyelenggarakan upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal. Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan langsung bantuan tersebut saat melayat ke lokasi upacara pada Minggu, 19 Juli 2026.

Empat Desa Adat Penerima Bantuan Ngaben Massal

Bantuan dialokasikan dengan besaran berbeda sesuai jumlah sawa (jenazah) yang diupacarakan. Banjar Adat Pangi, Desa Pikat, Kecamatan Dawan menerima Rp150 juta untuk upacara pada 20 Juli 2026. Tiga desa adat lainnya dijadwalkan menggelar Ngaben pada 24 Juli 2026, yakni Banjar Adat Sebunnipil, Desa Adat Sandi Buana sebesar Rp70 juta, Desa Adat Batumadeg sebesar Rp150 juta, serta Banjar Adat Iseh, Desa Adat Panca Mandala Gita sebesar Rp75 juta.

Skema Bantuan: Rp5 Juta per Sawa, Maksimal Rp150 Juta per Kelompok

Program Bantuan Pitra Yadnya Berbasis Desa Adat memberikan alokasi sesajen senilai Rp5 juta untuk setiap sawa. Nilai maksimal yang bisa diterima satu kelompok atau desa adat penyelenggara mencapai Rp150 juta. Kebijakan ini, menurut Bupati Satria, merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang tengah melaksanakan upacara keagamaan.

“Semoga dengan bantuan ini nantinya dapat memberikan manfaat dan tentunya melancarkan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal Desa Adat, serta sawa (almarhum) mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” ujar Bupati Satria dalam keterangannya.

Gotong Royong dan Nyama Braya Jadi Sasaran Program

Selain aspek ekonomi, program ini diarahkan untuk menjaga tradisi gotong royong dan mempererat semangat nyama braya di lingkungan desa adat. Pemerintah Kabupaten Klungkung menempatkan desa adat sebagai benteng utama pelestarian budaya Bali di tengah arus modernisasi. Dengan skema bantuan berbasis desa adat, pelaksanaan upacara diharapkan tetap khusyuk tanpa mengurangi makna spiritual dan nilai warisan leluhur.

Komitmen Pemkab Klungkung terhadap Adat dan Budaya Bali

Bantuan Ngaben Massal ini merupakan salah satu program unggulan dalam visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Klungkung periode 2025–2030. Pemerintah daerah berharap kebijakan ini mampu memperkuat eksistensi adat, budaya, dan tradisi Bali sekaligus menjaga keagamaan tetap lestari di tengah dinamika perkembangan masyarakat. (yud/ub)

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: updatebali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top