DENPASAR — Gde Sumarjaya Linggih mendorong pemerintah mengkaji ulang trase Tol Gilimanuk-Mengwi. Politikus Partai Golkar itu mengusulkan agar jalur tol dibelokkan dari Gilimanuk, Jembrana, menuju Seririt di Buleleng (Bali utara), lalu turun ke Pantai Soka di perbatasan Jembrana dan Tabanan, sebelum akhirnya berakhir di Mengwi, Badung.
“Tol Gilimanuk-Mengwi sebenarnya saya sudah beberapa kali ngomong, jalur tol Gilimanuk itu semakin memperparah kondisi Bali Selatan, harusnya rute Seririt kemudian Soka,” kata Sumarjaya di Denpasar, Kamis.
Anggota DPR RI lima periode itu menilai rute saat ini yang hanya melewati Jembrana, Tabanan bagian barat dan tengah, serta Badung utara akan membuat pengguna tol hanya berakhir di Denpasar dan Badung. Akibatnya, kepadatan di dua kota itu semakin parah.
“Nanti bus-bus itu yang mau ke Kintamani atau Bedugul juga akan lebih dekat, dia akan lewat tol situ, kemudian di Denpasar dan Badung beban lalu lintasnya akan berkurang, di daerah utara hidup ekonominya, sampai ke Timur Amed,” ujarnya.
Sumarjaya optimistis investor tidak akan keberatan meskipun rute baru lebih panjang. Menurutnya, jalur yang memutar ke utara justru membuka lebih banyak pintu keluar tol yang beragam. Hal ini dinilai bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi investor untuk menutup biaya investasi.
“Kalau itu terjadi lebih banyak investor yang mau karena ada keluaran-keluaran yang menjadi dagingnya menjadi keuntungan dia untuk menutupi investasi di jalannya,” ucapnya.
Ia menambahkan, perubahan rute juga berpotensi meningkatkan harga tanah di sekitar jalur tol baru. Dampak itu diyakini bisa membantu mengurangi ketimpangan ekonomi antara Bali selatan dan utara.
Gde Sumarjaya mengaku telah menyampaikan usulan ini langsung kepada Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dan Pemerintah Provinsi Bali. Ia juga menyodorkan hasil penelitian lama yang pernah mengulas rute alternatif tersebut.
“Jadi jalurnya itu dibelokkan dulu ke utara ke Seririt, kemudian di antara Jembrana dan itu ada namanya Pantai Soka, artinya ini yang mau ke kota, ke Bedugul atau ke mana ke utara dulu,” pungkasnya.