BALI — Mazda CX-5 selama satu dekade terakhir punya reputasi sebagai salah satu compact SUV paling diganjar penghargaan di kelasnya. Untuk model 2026, pabrikan Hiroshima ini melakukan perubahan besar: generasi terbaru ini kini lebih panjang 4,5 inci dari pendahulunya. Yang menarik, seluruh tambahan panjang tersebut dialokasikan ke jarak sumbu roda, bukan membuat bodi lebih panjang secara keseluruhan.
Artinya, ruang yang bertambah langsung dirasakan oleh penumpang, bukan sekadar angka di atas kertas. Setelah duduk di kursi baris kedua, perbedaannya langsung terasa: legroom, headroom, dan ruang lutut meningkat cukup drastis tanpa mengorbankan kesan "membungkus" khas Mazda yang membuat kabin terasa intim dan sporty.
Mazda tidak berhenti di urusan ruang kaki. Pintu belakang kini lebih tinggi dan membuka lebih lebar, yang secara praktis mempermudah orang tua memasang child seat atau membantu lansia masuk ke kabin. Ini bukan fitur yang bisa diukur dengan angka, tapi langsung terasa saat digunakan untuk kebutuhan harian.
Fitur andalan lainnya adalah kursi belakang dengan lipatan 40/20/40. Konfigurasi ini memungkinkan pengguna membawa benda panjang seperti papan ski atau pipa di bagian tengah, sementara dua penumpang di kiri dan kanan tetap bisa duduk nyaman. Mekanismenya sederhana—tuas di bagasi atau di samping kursi bisa melipat sandaran dalam satu gerakan cepat.
Area kargo juga mendapat perhatian serius. Lantai bagasi kini lebih rendah dan bukaan hatch lebih lebar, sehingga menaruh stroller atau barang belanjaan besar tidak lagi butuh tenaga ekstra. Ini salah satu peningkatan yang paling terasa dalam penggunaan nyata, terutama untuk keluarga muda dengan anak kecil.
Di dalam kabin, Mazda mempertahankan filosofi desain minimalis dengan material kulit hitam atau Sport Tan yang tersedia untuk varian atas. Layout dasbor dibersihkan dan semua kontrol utama dipusatkan ke layar sentuh yang terpasang di dasbor. Ini sejalan dengan tren industri, tapi pengguna lama Mazda mungkin perlu adaptasi karena tombol fisik untuk beberapa fungsi kini sudah digantikan menu digital.
Soal penyimpanan kecil, CX-5 2026 tergolong cerdas. Konsol tengah, rak pintu, dan tempat minum diposisikan agar mudah dijangkau pengemudi tanpa menoleh jauh. Ruang untuk botol minum dan smartphone berukuran besar tersedia, dan desainnya yang bersih membantu menghindari kesan berantakan.
Namun, ada satu catatan penting. Dengan segala peningkatan ini, Mazda jelas mengarahkan CX-5 ke segmen yang lebih premium. Pertanyaannya, apakah pasar Indonesia siap membayar lebih mahal untuk sebuah compact SUV yang kini bersaing dengan harga CR-V varian menengah? Ini yang perlu dipertimbangkan matang sebelum memutuskan membeli.
Beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan sebelum mengeluarkan uang puluhan juta rupiah:
Mazda CX-5 2026 jelas merupakan peningkatan yang matang. Pabrikan tidak sekadar menambah fitur, tapi benar-benar memikirkan bagaimana keluarga menggunakan SUV ini setiap hari. Ruang kabin yang lega, kemudahan akses, dan fleksibilitas kursi 40/20/40 adalah jawaban atas keluhan paling umum pemilik SUV compact.
Mobil ini paling cocok untuk keluarga muda dengan anak kecil yang butuh ruang fleksibel dan kabin nyaman, atau profesional yang menginginkan SUV harian dengan kualitas interior mendekati mobil mewah tanpa harus membayar harga Lexus atau BMW. Namun, jika prioritas utama adalah efisiensi bahan bakar maksimal atau harga paling kompetitif di kelasnya, kompetitor seperti Honda CR-V hybrid atau RAV4 hybrid masih menjadi pilihan yang lebih rasional. CX-5 2026 adalah mobil yang menjual pengalaman dan kualitas, dan itu ada harganya.