DENPASAR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali bersama KONI Buleleng secara resmi membuka sayembara pembuatan logo dan maskot Porprov Bali 2027. Ajang ini menjadi kesempatan bagi pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum di Bali untuk berkontribusi menciptakan identitas visual perhelatan olahraga dua tahunan tersebut.
Sayembara berlangsung mulai 30 Juli hingga 30 Agustus 2026. Peserta dapat mengirimkan karya melalui email yang telah disediakan panitia. Lomba terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dengan ketentuan karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, menegaskan panitia telah membentuk tim verifikasi khusus untuk memeriksa seluruh karya yang masuk sebelum diserahkan kepada tim juri. Proses verifikasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan keaslian setiap karya yang dikirimkan peserta.
"Semua hasil karya yang dikirim peserta akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum masuk kepada tim juri untuk dinilai berdasarkan ketentuan lomba," kata Jagrasunu Rabu (12/8).
Dia menegaskan penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) dalam pembuatan karya dilarang keras. Peserta yang terbukti menggunakan AI akan didiskualifikasi dari sayembara.
"Yang jelas, dalam sayembara logo dan maskot Porprov Bali 2027, dilarang keras menggunakan teknologi artificial intelligence (AI). Bila ketahuan menggunakan AI, akan didiskualifikasi," tegasnya.
Karya logo dan maskot yang dibuat peserta diharapkan mampu mencerminkan identitas Kabupaten Buleleng, nilai sportivitas, serta semangat Porprov. Identitas visual yang terpilih nantinya menjadi simbol resmi yang menggambarkan karakter dan energi penyelenggaraan Porprov Bali 2027.
Sayembara ini digelar untuk mendorong partisipasi masyarakat sekaligus memperkenalkan Porprov Bali 2027 kepada publik sejak dini. Logo dan maskot yang terpilih diharapkan menjadi identitas yang merepresentasikan semangat olahraga dan prestasi dalam ajang multievent olahraga dua tahunan tersebut.
Panitia menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang sayembara. Juara I berhak membawa pulang Rp10 juta, juara II Rp7,5 juta, dan juara III Rp500 ribu. Selain itu, tersedia juara harapan I, II, dan III yang masing-masing mendapat hadiah Rp2 juta.
Porprov Bali 2027 akan digelar di Kabupaten Buleleng sebagai tuan rumah. Ajang ini menjadi wadah bagi atlet dari seluruh kabupaten/kota di Bali untuk bersaing sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang olahraga.