Persib vs Bali United: Uji Taktik Terakhir Sebelum Play-off ACL 2, Ini yang Diuji Igor Tolic

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:14:01 WIB
Persib Bandung menjalani sesi pemanasan sebelum menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026) malam.

BALI — Persib Bandung menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026) malam. Laga ini menjadi pertandingan kedua Persib di turnamen segitiga Dewata Challenge Series setelah sebelumnya menekuk Sabah FC 3-0. Namun bagi pelatih Igor Tolic, hasil akhir bukan tujuan utama—menit bermain untuk pemain baru dan pemain timnas yang baru bergabung adalah prioritas.

Kondisi Skuat: Komplet, Tapi Belum Padu

Dari 32 pemain yang dibawa ke Bali, 30 di antaranya siap diturunkan. Dua nama absen karena dipanggil Timnas Indonesia U-20: Nazriel Alfaro Syahdan dan Rafi Rasyiq. Dari 30 pemain yang ada, Tolic hanya kehilangan lima nama karena cedera.

Sandy Walsh dipastikan absen setelah mengalami cedera saat membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Empat pemain lain yang masih dalam masa pemulihan adalah Berguinho, Luciano Guaychocea, Dion Markx, dan Ramon Tanque—semuanya cedera sejak Piala Presiden.

Artinya, Tolic punya 25 pemain siap main. Dari jumlah itu, ia berencana memberikan kesempatan bermain kepada semua pemain, termasuk dua kiper muda Fitrah Maulana dan M Rakha Syafaka yang hanya duduk di bangku cadangan saat lawan Sabah FC, plus bek asing baru Danijel Loncar.

Fokus Utama: Memburu Chemistry, Bukan Gelar Juara

Secara matematis, Persib hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara Dewata Challenge Series. Tapi Tolic menegaskan target itu tidak penting. "Kami tak punya cukup banyak waktu untuk pertandingan tanggal 31 (Agustus). Kami hanya memiliki 15 hari," ujarnya dikutip dari laman resmi klub.

Pernyataan itu masuk akal. Skuat Persib baru benar-benar lengkap pada Minggu (16/8/2026) ketika kloter terakhir pemain timnas—Thom Haye dan Eliano Reijnders—tiba di Bali. Pemain seperti Marc Klok, Beckham Putra, dan Sandy Walsh sudah datang lebih dulu, disusul Saddil Ramdani dan Ragnar Oratmangoen.

Dengan waktu persiapan hanya dua pekan menuju laga kontra Manila Digger, laga melawan Bali United menjadi satu-satunya kesempatan untuk menguji kombinasi pemain inti dan pemain baru dalam atmosfer pertandingan resmi.

Yang Perlu Diperhatikan: Jet Lag dan Risiko Cedera

Tolic sendiri mengakui para pemain timnas masih merasakan jet lag setelah membela Merah Putih di Piala AFF. "Sedikit ada jet lag. Tapi semuanya siap diturunkan dan dalam kondisi baik kecuali Sandy," katanya.

Ini menjadi catatan penting. Memaksakan pemain yang baru tiba untuk langsung bermain penuh bisa berisiko. Namun di sisi lain, tanpa menit bermain, sulit bagi pemain baru seperti Danijel Loncar atau pemain timnas yang telat bergabung untuk memahami instruksi taktis Tolic sebelum laga resmi.

Dari kubu lawan, Bali United juga tidak menjadikan laga ini sebagai target kemenangan. Pelatih Johnny Jansen menganggap dua laga di turnamen ini sebagai rangkaian persiapan menghadapi Super League 2026. Sebelumnya, Serdadu Tridatu sudah menjalani uji coba tertutup melawan Timnas Indonesia dan klub Kamboja, Visakha FC.

Verdict: Laga Penentu Kesiapan, Bukan Penentu Gelar

Bagi Persib, laga ini lebih penting dari sekadar trofi turnamen pramusim. Ini adalah tes terakhir untuk melihat apakah skuat yang baru komplet bisa langsung tampil kompak menghadapi tekanan kompetisi antar-klub Asia. Jika Tolic berhasil meracik tim yang solid dari 25 pemain yang ada, peluang melawan Manila Digger di play-off ACL 2 akan jauh lebih terbuka.

Yang perlu diawasi adalah manajemen menit bermain pemain timnas yang baru kembali—terutama kondisi fisik mereka setelah jet lag dan padatnya jadwal internasional. Keputusan Tolic dalam laga ini akan menentukan kesiapan Persib di laga resmi pertama musim ini.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: juaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top