DENPASAR — Agus Sudantha menyampaikan apresiasi tersebut dalam keterangannya di Denpasar, Jumat (16/10). Menurutnya, peran anggota Polri, TNI, Dishub, serta pemangku kepentingan terkait membantu menjaga situasi tetap aman dan tertib di tengah antrean pembelian BBM di sejumlah SPBU.
Ia menyebut sinergi lintas instansi itu sebagai wujud nyata kehadiran aparat dan pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan serta menjaga kenyamanan masyarakat. Kondisi antrean BBM, kata dia, merupakan situasi yang tidak diharapkan siapa pun.
Sudantha mengungkapkan bahwa anggota Polri turut merasakan situasi yang sama dengan masyarakat, termasuk ikut mengantre untuk mendapatkan BBM. Hal itu menunjukkan persoalan ketersediaan BBM berdampak luas dan membutuhkan sikap saling memahami.
"Terima kasih, khususnya kepada orang tua kami, para anggota Polri, serta seluruh stakeholder terkait, termasuk TNI dan Dishub, yang telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban para pengantre BBM di SPBU," ujarnya.
Ia menegaskan kondisi tersebut sejalan dengan semangat Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan membangun kedekatan bersama warga. Prinsip Polri bersama masyarakat dinilai penting, terutama ketika warga menghadapi situasi yang membutuhkan kesabaran dan kerja sama semua pihak.
Sudantha mengajak masyarakat tetap tenang, bersabar, dan tidak mudah terpancing oleh situasi yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban. Menjaga suasana kondusif, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan Bali," tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa Bali merupakan salah satu barometer pariwisata dunia. Stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat perlu terus dijaga agar aktivitas sosial, ekonomi, serta pariwisata tetap berjalan dengan baik.
Sudantha berharap masyarakat menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi situasi antrean BBM dengan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan. Warga juga diminta menjaga ketertiban serta mengutamakan kepentingan bersama.
Dengan kerja sama antara masyarakat, Polri, TNI, Dishub, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, ia berharap situasi antrean BBM dapat berlangsung tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun keresahan yang lebih luas.