MANGUPURA — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mencanangkan program "Badung Celang" pada momentum Bulan Inklusi Daerah 2026. Prosesi penyematan selempang Bunda Literasi Keuangan kepada Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjadi penanda dimulainya program tersebut.
Menurut Bupati, pengukuhan Bunda Literasi Keuangan bukan acara seremonial semata. Peran itu dinilai strategis untuk membentengi ketahanan keluarga dari risiko kejahatan keuangan digital dan jeratan pinjaman online ilegal.
Adi Arnawa meminta Bunda Literasi Keuangan menyusun program nyata yang menjangkau kecamatan, desa, hingga unit terkecil rumah tangga. Ibu rumah tangga dipandang punya peran sentral dalam tata kelola keuangan keluarga.
"Pengukuhan hari ini bukanlah sekadar seremonial. Bunda Literasi Keuangan memiliki tanggung jawab besar untuk menyusun program-program nyata yang menjangkau tingkat kecamatan, desa hingga unit terkecil yaitu rumah tangga. Ibu rumah tangga memiliki peran sentral dalam mengelola tata kelola keuangan keluarga. Jika literasi keuangan keluarga kuat, kita dapat mempercepat terwujudnya Kabupaten Badung yang cerdas dan sejahtera," tegas Bupati.
Edukasi keuangan juga diarahkan ke kalangan ASN dan P3K agar lebih bijak memanfaatkan layanan keuangan formal. Bupati mendorong sinergi TPAKD dengan sektor strategis daerah, termasuk insentif bagi petani dan penguatan UMKM, guna meminimalisir alih fungsi lahan di Gumi Keris.
Sekretaris TPAKD Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan menyampaikan laporan bahwa Bulan Inklusi Keuangan 2026 digelar untuk mendongkrak pemahaman dan perluasan akses masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan terjangkau. Keberhasilan "Badung Celang" akan diukur berkala melalui perubahan pemahaman dan perilaku ekonomi masyarakat di lapangan.
Agenda di Ruang Kertha Gosana itu dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, jajaran kepala OPD Pemkab Badung, para camat, perbekel, dan lurah se-Kabupaten Badung. Hadir pula Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman, pimpinan PT Pegadaian Kantor Wilayah Bali, Kepala BPD Bali Cabang Badung dan Mangupura, serta Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba bersama pengurus PKK.