KARANGASEM — Kalaksa BPBD Karangasem I Made Aditya Sugiharta menyatakan kondisi warung yang tertimpa pohon cukup parah. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, pada Jumat, 6 November 2025 itu.
Pemilik warung, I Nengah Tresna, 46, sempat menyelamatkan diri sebelum pohon kelapa menimpa bangunannya. Warung itu sehari-hari dipakai berjualan makanan ringan sekaligus tempat menjual canang.
Pohon kelapa yang tumbang memiliki panjang 15 meter dengan diameter 20 sentimeter. Sugiharta menyebut pohon itu roboh tiba-tiba setelah kawasan Selumbung diguyur hujan deras.
"Kondisi warung yang tertimpa cukup parah," kata Sugiharta.
Proses evakuasi pohon tidak memakan waktu lama karena batang kelapa relatif mudah ditangani petugas. Kerugian material yang diderita pemilik warung ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Untuk meringankan beban I Nengah Tresna, BPBD Karangasem berencana menyalurkan bantuan langsung. Sugiharta tidak merinci bentuk maupun nilai bantuan yang akan diberikan.
Peristiwa di Manggis menambah daftar kejadian pohon tumbang di Karangasem selama musim hujan. Beberapa wilayah di kabupaten ini masih sering diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
BPBD Karangasem meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau berada dekat pohon berusia tua dan tinggi. Sugiharta menegaskan ancaman bencana bisa muncul di lokasi mana pun.
"Tetap waspada, ancaman bencana bisa terjadi di mana saja," tandasnya.
Warga diimbau segera melapor ke BPBD atau aparat desa jika menemukan pohon rawan tumbang di sekitar permukiman, agar bisa dilakukan pemangkasan sebelum cuaca ekstrem datang.