Badung - Destinasi kuliner baru meramaikan kawasan Kuta dengan hadirnya SALAM Restaurant di Yan's House Hotel Bali. Restoran ini memulai operasionalnya melalui acara pembukaan bertajuk "An Evening of Taste & Celebration" yang menghadirkan pengalaman komprehensif bagi para tamu, mulai dari pengenalan rempah, signature dish tasting, hingga suasana santai saat Sunset Social & Entertainment.
Filosofi Nama dan Konsep Restoran
Owner SALAM Restaurant, Kadek Agus Sudira, memilih nama "SALAM" karena maknanya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Selain sebagai bentuk sapaan, salam juga merepresentasikan daun salam yang menjadi bagian penting dalam banyak masakan Nusantara. "Filosofinya sederhana, tidak harus dominan, tapi selalu hadir dan bisa diterima oleh siapa saja," ujar Agus.
Berbeda dengan banyak restoran di kawasan Kartika Plaza yang mengusung konsep internasional, SALAM Restaurant justru menonjolkan kekuatan menu Nusantara. Agus menegaskan bahwa ia ingin menghadirkan kebanggaan kuliner lokal yang mampu bersaing dan diterima berbagai kalangan, baik wisatawan maupun masyarakat domestik.
Menu Unggulan dan Ketersediaan Publik
Menu andalan yang ditawarkan salah satunya adalah nasi campur Salam, yang menggabungkan elemen tradisional Bali dengan pendekatan penyajian modern. Restoran ini juga menyediakan berbagai minuman berbasis daun salam yang diracik untuk memberikan sensasi menyegarkan sekaligus menenangkan. Penting dicatat, restoran ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi tamu hotel, dengan harga yang tetap terjangkau.
Head Chef SALAM Restaurant, Wawan Nopayana, menjelaskan bahwa restoran ini mengusung konsep casual fine dining dengan ragam menu yang cukup luas, mencapai sekitar 55 hidangan. Pilihan menu mencakup perpaduan Western, Indonesian, Balinese, hingga Chinese cuisine. Tiga signature utama dirancang khusus: Tatar on Potato Layer sebagai appetizer, Nasi Campur Salam sebagai main course, dan Brown Cookie untuk dessert. "Ketiganya kami rancang agar memiliki keseimbangan rasa," ujar Wawan. Penggunaan daun salam menjadi salah satu ciri khas yang dihadirkan pada beberapa menu pilihan.
Identitas Pelayanan Berbasis Keramahan Indonesia
Marcom Manager Yan's House Hotel Bali, Syafir Karna, menegaskan bahwa kehadiran SALAM Restaurant tidak hanya sekadar membuka restoran baru, tetapi juga memperkenalkan identitas pelayanan yang berakar pada keramahan khas Indonesia. "Kami ingin menghadirkan suasana yang tidak hanya enak dinikmati dari segi rasa, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan. Tamu tidak hanya makan, tetapi merasakan perpaduan antara estetika dan cita rasa rempah Nusantara," ujarnya.
Dengan konsep yang mengedepankan rasa, filosofi, dan keterbukaan untuk semua kalangan, SALAM Restaurant diharapkan menjadi alternatif baru bagi penikmat kuliner yang mencari pengalaman berbeda di tengah hiruk-pikuk pariwisata Kuta.