DENPASAR — Enam perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali lolos ke babak final penilaian akhir Penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026, sebuah kompetisi tata kelola pemerintahan bersih dan transparan di Pulau Dewata. Rangkaian presentasi pamungkas yang mengusung tema manajemen risiko ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 9 hingga 11 Juni 2026 di Denpasar. Pemenangnya akan diumumkan pada puncak peringatan HUT ke-68 Provinsi Bali pada Agustus mendatang.
Mengapa Manajemen Risiko Jadi Kunci Penilaian?
Tema yang diangkat dalam ajang ini adalah "Penerapan Manajemen Risiko pada Perangkat Daerah dalam Mendukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali". Setiap finalis diharuskan memaparkan bagaimana mitigasi risiko kerja dapat menciptakan efisiensi pelayanan publik. Inovasi yang disajikan tidak sekadar konsep di atas kertas, melainkan mencerminkan kolaborasi lintas sektor untuk mencetak SDM Bali yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Siapa Saja Enam Finalis yang Bertarung?
Selama tiga hari, panggung presentasi diisi oleh paparan dari para pimpinan beserta tim karya tulis masing-masing. Jadwal presentasi berlangsung dinamis:
- Hari Pertama (9 Juni): Biro Umum Setda Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali.
- Hari Kedua (10 Juni): Biro Hukum Setda Provinsi Bali bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali.
- Hari Ketiga (11 Juni): Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Manah Shanti Mahottama Provinsi Bali.
Dikawal Tiga Asesor Independen dari Akademisi hingga BPKP
Proses pembedahan karya dan penilaian berlangsung secara independen, objektif, dan transparan. Panitia menghadirkan tiga tokoh asesor profesional dari unsur akademisi, lembaga pengawas, serta auditor negara. Mereka adalah Dr. Ida Bagus Erwin Ranawijaya (Asisten Ahli Fakultas Hukum Universitas Udayana), I Nyoman Agus Santika (Asisten Muda I Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali), dan Rustam (Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah pada BPKP Perwakilan Provinsi Bali).
"Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif dan independen dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hasil akhir dari akumulasi seluruh tahapan ini akan menjadi dasar mutlak penetapan peraih supremasi tertinggi," tulis rilis resmi tim penilai.
Kapan Pemenang Diumumkan?
Publik kini tinggal menunggu instansi mana yang akan keluar sebagai juara umum. Pengumuman pemenang sekaligus prosesi penyerahan trofi Penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026 dijadwalkan bakal digelar secara megah dalam puncak rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Bali pada Agustus mendatang.