BANGLI — Dinsos PPPA Bangli menerima kedua bayi dari pihak kepolisian pada Sabtu (19/9) malam disertai berita acara penyerahan. Sesuai ketentuan, dinas sosial bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan perlindungan anak yang ditelantarkan.
Kedua bayi berbobot 3,4 kg dan 3,2 kg itu sempat menjalani perawatan medis di RSU Bangli karena kondisi badan yang kuning. Setelah dinyatakan sehat, keduanya diberi nama Evi dan Eva, lalu diserahkan ke Dinsos Provinsi Bali untuk dititipkan di Yayasan Sayangi Bali.
Dua Bayi Ditemukan di Jalur Kintamani–Petang
Analis Kebencanaan Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Bangli, Wayan Parwata, mengatakan kedua bayi telah diserahkan ke Dinsos Provinsi Bali pada Selasa (22/9).
"Posisi bayi sekarang ada di Yayasan Sayangi Bali," ungkapnya, Rabu (23/9).
Penemuan dua bayi di jalur Kintamani–Petang menambah daftar penanganan bayi terlantar di Bangli menjadi tiga bayi dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya, Dinsos Bangli memfasilitasi penanganan satu bayi laki-laki yang ditemukan di wilayah Desa Songan.
Bayi Laki-laki di Songan Ditangani Lebih Dulu
Parwata menambahkan, bayi laki-laki yang diberi nama Bayu tersebut telah lebih dulu diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali dan dititipkan di yayasan yang sama. Bayu ditemukan di Songan sebelum kasus dua bayi di Kintamani mencuat.
Seluruh proses penyerahan bayi dari kepolisian ke dinas sosial dilakukan dengan berita acara resmi. Dinsos PPPA Bangli menegaskan tanggung jawab penuh atas keselamatan anak terlantar sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi Jadwalkan Rilis Resmi Kamis
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait penemuan dua bayi di Kintamani. Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Ketut Erawan Peramita, menyatakan rilis resmi akan digelar pada Kamis (24/9).
"Besok akan kami rilis," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai identitas orang tua maupun kronologi penemuan kedua bayi di jalur jalan raya Kintamani–Petang. Dinsos PPPA Bangli memastikan kedua bayi dalam kondisi sehat dan berada di bawah pengasuhan yayasan.