BANGLI — Pemeriksaan berlangsung di Markas Polres Bangli dengan melibatkan perwira, bintara, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kesatuan tersebut. Kabag Gaktibplin Biroprovos Divpropam Polri Kombes Pol. Nugroho Agus Setiawan memimpin langsung jalannya pemeriksaan, didampingi tim Pusdokkes Polri dan Biddokes Polda Bali.
Nugroho menegaskan bahwa Gaktibplin bukan upaya mencari-cari kesalahan personel. Kegiatan itu dijalankan untuk memastikan anggota Polri tetap disiplin, profesional, dan menjadi contoh bagi masyarakat.
Pelanggaran Ringan: Sikap Tampang hingga Kelengkapan Data Diri
Hasil pemeriksaan menemukan 18 personel melakukan pelanggaran ringan. Bentuknya antara lain sikap tampang yang tidak sesuai ketentuan dan kelengkapan data diri. Petugas langsung memberikan tindakan disiplin sesuai aturan yang berlaku.
Sementara 161 personel lainnya diambil sampel urinenya di bawah pengawasan ketat Provos. Seluruh sampel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Peringatan Keras soal Judi Online dan Pinjaman Online
Dalam kegiatan itu, Divpropam Mabes Polri juga menekankan larangan keras bagi personel terlibat judi online, pinjaman online, serta penggunaan vape atau rokok elektrik di lingkungan Polri. Data personel yang diduga terlibat disebut sudah dihimpun.
"Kami ingatkan, jangan terlibat judol dan pinjol. Data sudah dihimpun. Jika masih ada yang terlibat, akan kami tindaklanjuti melalui pemeriksaan dan sidang kode etik," kata Nugroho.
Ia menjelaskan, sekecil apa pun pelanggaran akan tercatat dalam sistem Paminal dan berdampak pada hak personel. Salah satunya penghargaan Bintang Nararia saat pensiun.
"Gaktibplin ini adalah bagian dari program Divpropam Polri untuk pemeriksaan, evaluasi dan asistensi. Setiap personel harus menjaga sikap, perilaku dan kedisiplinan," tegasnya.
Kapolres Bangli: Polri Harus Bersih Dulu Sebelum Melayani Masyarakat
Kapolres Bangli AKBP Anggun Adhika Putra menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya mendukung penuh penegakan disiplin internal. Menurutnya, pembinaan ini menjadi fondasi sebelum anggota terjun melayani warga.
"Kami dari Polres Bangli sangat mendukung kegiatan Gaktibplin ini. Ini adalah bentuk pembinaan. Polri harus bersih dulu sebelum melayani masyarakat. Hasil tes urine yang negatif semua ini membuktikan personel Bangli berkomitmen untuk bebas dari narkoba," kata Anggun Adhika Putra.
Gaktibplin di Polres Bangli menjadi bagian dari rangkaian asistensi Divpropam Polri ke satuan wilayah. Personel yang sudah menjalani tindakan disiplin tetap berada di bawah pengawasan Provos untuk memastikan perbaikan sikap dan kelengkapan administrasi.