BALI — Indonesia kembali masuk daftar destinasi luar negeri favorit wisatawan China untuk Golden Week 2026, bersanding dengan Turki dan Korea Selatan menurut data agen perjalanan Tuniu. Periode libur sepekan pada 1-7 Oktober itu berdekatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur tiga hari sejak 25 September, memberi waktu lebih panjang untuk bepergian jauh. Pencarian akomodasi di Indonesia oleh wisatawan China sendiri naik 44 persen sepanjang semester pertama 2026.
Bali masih memimpin sebagai tujuan utama, tetapi minat wisatawan China kini melebar ke sejumlah kota lain. Data Agoda yang dirilis Juli 2026 mencatat Bali, Jakarta, Batam, Lombok, dan Bandung sebagai destinasi yang paling banyak dicari pelancong dari China.
China bahkan menjadi pasar dengan pertumbuhan minat perjalanan tercepat ke Indonesia dan masuk lima besar sumber pasar untuk pertama kalinya dalam data Agoda. Lonjakan ini terjadi jauh sebelum periode Golden Week dimulai, menandakan ketertarikan yang terbentuk sejak awal tahun.
Pergeseran dari Jepang ke Asia Tenggara
Perubahan paling mencolok pada Golden Week 2026 adalah hilangnya Jepang dari jajaran 10 besar destinasi luar negeri pilihan wisatawan China. Tuniu sebelumnya menempatkan Jepang di posisi nomor satu pada libur panjang 2025.
Posisi itu tidak bertahan setelah hubungan kedua negara memanas. Pemerintah China mengimbau warganya menghindari perjalanan ke Jepang menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi soal kemungkinan respons Jepang jika China menyerang Taiwan.
Dampaknya terlihat pada data Japan National Tourism Organization. Kunjungan wisatawan China ke Jepang turun 56,4 persen secara tahunan pada Januari-Juni 2026, tersisa sekitar 2,06 juta kunjungan.
Mengapa Golden Week 2026 Berbeda
Kombinasi dua hari libur membuat periode perjalanan tahun ini lebih panjang dari biasanya. Golden Week berlangsung 1-7 Oktober, sementara Festival Pertengahan Musim Gugur jatuh tiga hari sejak 25 September.
Periode libur ini juga menandai peringatan ke-77 berdirinya Republik Rakyat China. Pemerintah China memperkirakan sekitar 2,13 miliar perjalanan dilakukan hingga Rabu berikutnya.
Puncak mobilitas domestik diperkirakan terjadi pada Kamis, ketika sekitar 340 juta perjalanan berlangsung dalam satu hari. Kendaraan pribadi diprediksi mendominasi dengan porsi lebih dari 90 persen.
Faktor Pendorong di Sisi Domestik China
- Penghapusan biaya tol jalan bebas hambatan selama masa liburan mendorong pergerakan antardaerah.
- Pemerintah China memasang lebih dari 10.000 stasiun pengisian cepat sepanjang 2026 untuk pengendara kendaraan listrik di jaringan jalan tol.
- Durasi libur yang lebih panjang membuka ruang bagi perjalanan luar negeri jarak menengah, termasuk ke Asia Tenggara.
Peluang bagi Pariwisata Indonesia
Masuknya Indonesia ke daftar destinasi populer Golden Week memperkuat posisinya di peta perjalanan wisatawan China pada 2026. Destinasi Asia tetap memegang peran penting, sementara negara di kawasan lain ikut mendapat perhatian ketika wisatawan merencanakan liburan lebih panjang.
Bagi pelaku pariwisata dalam negeri, sinyal ini relevan untuk menyiapkan layanan berbahasa Mandarin, paket wisata keluarga, dan konektivitas penerbangan langsung dari kota-kota besar China. Informasi terkini soal rute dan kebijakan visa dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau kedutaan terkait.