PLN Bantah Terlibat Transaksi Minyak Ilegal di Kobisadar, Sebut Kapal Landeng dan Asia Pesona Bukan Milik Mereka

Penulis: Xander Situmorang  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 13:20:01 WIB
PLN membantah terlibat dalam transaksi minyak ilegal di Kobisadar dan menegaskan Kapal Landeng serta Asia Pesona bukan milik perusahaan.

BALI — Beredarnya kabar yang mengaitkan PLN dengan praktik pemindahan minyak di tengah laut langsung dibantah keras oleh manajemen. Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, M. Syaiful Ali, menyebut tuduhan itu tidak berdasar fakta.

“Pada prinsipnya, pemberitaan yang menyebut keterlibatan PLN adalah tidak benar. Kedua kapal tersebut tidak melakukan distribusi BBM milik PLN,” tegas Syaiful dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Kapal yang Disebut Bukan Milik PLN

Menurut Syaiful, Kapal Landeng dan Asia Pesona tidak sedang menjalankan operasi distribusi bahan bakar milik perusahaan listrik negara. Ia menilai tuduhan yang diarahkan kepada PLN tanpa data akurat berpotensi menyesatkan publik dan menimbulkan kegaduhan.

“Kami meminta semua pihak untuk tidak membangun opini maupun menyampaikan informasi yang menyesatkan. Kritik adalah bagian dari kontrol publik, tapi harus didasarkan pada data dan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan asumsi,” ujarnya.

BBM Industri, Bukan Subsidi

Syaiful menjelaskan, seluruh bahan bakar yang digunakan PLN untuk operasional pembangkit listrik adalah BBM industri, bukan BBM bersubsidi. Proses pengadaan hingga distribusi mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan, termasuk distribusi BBM, dilengkapi dokumen resmi dan berada dalam sistem pengawasan ketat. Hal ini merupakan bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

PLN Siap Diklarifikasi

PLN menyatakan selalu terbuka apabila dimintai klarifikasi oleh instansi berwenang. Namun, perusahaan berharap setiap informasi yang berkembang tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan verifikasi agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Sebelumnya, beredar pemberitaan yang mengaitkan PLN dengan dugaan transaksi minyak di tengah laut. PLN memastikan tuduhan tersebut tidak benar dan tidak ada kaitannya dengan operasional distribusi bahan bakar perusahaan.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top