BALI — Bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk triwulan ketiga tahun 2026 sudah mulai disalurkan sejak awal Agustus lalu. Momen ini tentu dinantikan oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), termasuk Bunda yang sedang hamil dan terdaftar sebagai penerima PKH.
Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram @Kemensosri, lebih dari 7 juta KPM bansos PKH telah menerima dana bantuan di periode ini. Sementara itu, untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), lebih dari 12 juta KPM juga sudah mulai menerima saldo bantuan.
Untuk kategori ibu hamil, Bunda akan menerima dana sebesar Rp750.000 per tahap penyaluran. Karena penyaluran dilakukan empat kali dalam setahun (triwulan), total bantuan yang diterima mencapai Rp3 juta per tahun.
Nominal ini berlaku juga untuk anak usia dini (0-6 tahun). Sementara itu, kategori lainnya memiliki besaran berbeda, seperti siswa SD Rp225.000, siswa SMP Rp375.000, dan siswa SMA Rp500.000 per tahap. Untuk penyandang disabilitas berat dan lansia di atas 60 tahun, bantuannya sebesar Rp600.000 per tahap.
Bunda tidak perlu menunggu undangan dari petugas untuk memastikan status penerimaan. Pengecekan mandiri bisa dilakukan dengan mudah melalui dua cara berikut.
Melalui Website Resmi:
Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id di browser HP atau komputer. Siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP. Masukkan NIK dan kode verifikasi yang tertera, lalu klik tombol 'Cari Data'. Sistem akan langsung menampilkan status kepesertaan Bunda.
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
Unduh aplikasi 'Cek Bansos' di Google Play Store. Setelah terunduh, buat akun dengan data identitas diri dan lakukan verifikasi. Setelah berhasil login, pilih menu 'Cek Bantuan' dan masukkan data yang diminta untuk melihat detail bantuan yang diterima.
Setelah status penerima terkonfirmasi, Bunda bisa memantau pencairan dana. Jika bantuan disalurkan melalui rekening bank, cek saldo di rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau buku tabungan bank penyalur (Himbara). Saldo akan bertambah otomatis sesuai nominal bantuan.
Untuk penyaluran melalui PT Pos Indonesia, petugas biasanya mengirimkan surat undangan pencairan ke alamat rumah. Bunda juga bisa bertanya langsung ke kantor pos atau petugas kelurahan setempat untuk informasi jadwal pencairan di wilayah Bunda.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap ketiga (triwulan 3) tahun 2026 telah dimulai sejak awal Agustus. Proses pencairan ini dilakukan secara bertahap, bukan serentak di semua daerah dalam satu hari.
Jadi, jika Bunda sudah terdaftar sebagai penerima namun belum menerima dana, jangan panik. Pastikan data diri valid dan terus pantau laman Cek Bansos secara berkala. Untuk BPNT, nominal bantuan yang diterima adalah Rp600.000 per tahap (akumulasi dari Rp200.000 per bulan untuk tiga bulan).
Gunakan dana bantuan ini dengan bijak untuk pemenuhan gizi Bunda dan si kecil, serta kebutuhan penting lainnya selama masa kehamilan. Semoga informasi ini membantu, ya.