NEGARA — Kabupaten Jembrana resmi memiliki ikon flora baru. Bunga Cepaka Putih ditetapkan sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali melalui prosesi pencanangan yang digelar di Area Kantor Bupati Jembrana, Jumat (14/8). Momen ini dirangkai bersamaan dengan pembukaan Pameran Semarak Jembrana yang dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, hingga tokoh masyarakat.
Prosesi simbolis itu berlangsung dengan pertukaran penyematan bunga. Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini, menyematkan Cepaka Putih pada destar Bupati I Made Kembang Hartawan. Sebaliknya, orang nomor satu di Jembrana itu turut menyematkan bunga harum tersebut di rambut sang istri, diikuti seluruh tamu undangan yang hadir.
Bukan Sekadar Simbol Seremonial
Bupati Kembang Hartawan menegaskan bahwa penetapan ini bukan sekadar seremoni pemerintahan. Ia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengenali, menghargai, sekaligus menjaga kekayaan hayati yang dimiliki Jembrana di tengah pesatnya pembangunan daerah.
“Di tengah semangat membangun dan mengembangkan potensi daerah, kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak membuat kita kehilangan identitas. Salah satunya adalah Cepaka Putih,” ujarnya.
Menurut Bupati Kembang, bunga ini memiliki keterkaitan erat dengan tradisi, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat Bali, khususnya Jembrana. Ia tidak ingin Cepaka Putih hanya tercantum dalam dokumen pemerintahan, melainkan hadir nyata di tengah masyarakat.
Gerakan Tanam di Seluruh Wilayah
Pemkab Jembrana pun mendorong gerakan penanaman Cepaka Putih secara masif di sejumlah titik strategis. Sasaran utamanya meliputi lingkungan perkantoran, fasilitas umum, sekolah, ruang terbuka hijau (RTH), hingga pekarangan rumah warga di tingkat desa dan kelurahan.
“Tugas kita tidak berhenti pada pencanangan saja. Kita harus memastikan Cepaka Putih benar-benar tumbuh dan hadir di tengah masyarakat. Semakin banyak ditanam dan dirawat, semakin kuat pula keberadaannya sebagai identitas dan ‘wajah’ dari Kabupaten Jembrana,” pungkas Bupati Kembang.
Pelibatan Generasi Muda Jadi Kunci
Pencanangan ini diharapkan memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi gerakan kolektif menjaga flora lokal. Pelibatan generasi muda dinilai penting agar nilai budaya dan kekayaan hayati Jembrana tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan adanya maskot resmi ini, penggunaan Cepaka Putih dalam busana adat diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, khususnya kaum muda. Ke depan, keberadaan bunga ini tidak hanya menjadi penanda budaya, tetapi juga bagian dari wajah visual Kabupaten Jembrana di mata publik.