DENPASAR — Potensi hujan lebat disertai angin kencang perlu diwaspadai warga di lima kabupaten di Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan wilayah-wilayah ini dalam status waspada sejak Senin (18/5) pukul 08.00 WITA hingga Selasa (19/5) pukul 08.00 WITA.
Kelima kabupaten yang masuk kategori waspada adalah Badung, Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Tabanan. BMKG menyebut potensi hujan sedang hingga lebat bisa terjadi secara tiba-tiba di titik-titik tertentu.
Untuk wilayah lainnya di Bali, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 20 hingga 32 derajat celcius dengan kelembapan mencapai 95 persen.
BMKG juga memperingatkan potensi gelombang laut yang cukup tinggi di perairan selatan Pulau Bali. Tinggi gelombang maksimum diperkirakan mencapai 3,5 meter.
Kondisi ini berisiko bagi kapal ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter. Sementara untuk nelayan, risiko muncul saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Di perairan utara Bali, tinggi gelombang diprakirakan lebih rendah, berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Sedangkan di perairan selatan, gelombang bergerak antara 0,5 hingga 2,0 meter.
Angin bertiup dari arah timur-tenggara dengan kecepatan 5 hingga 37 kilometer per jam. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perubahan cuaca yang dinamis.
Matahari terbit di Bali pada pukul 06.25 WITA dan terbenam pukul 18.07 WITA. Fase bulan terbit terjadi pukul 07.41 WITA dan terbenam pukul 19.35 WITA.