Evaluasi Total Arema FC Usai Laga Pamungkas, Nasib Pelatih Marcos Santos Ditentukan di Kanjuruhan

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 04:36:01 WIB
Manajemen Arema FC melakukan evaluasi menyeluruh jelang laga pamungkas musim ini.

BALI — Tekanan di internal Arema FC mencapai puncak menjelang laga penutup musim. Manajemen sudah menyusun draf evaluasi selama sebulan terakhir. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa posisi finis di klasemen akan menjadi acuan utama.

"Evaluasi sudah berjalan sebulan terakhir. Kami akan melihat posisi finis Arema FC di klasemen sebelum mengambil keputusan final terkait tim pelatih," ujar Inal, Minggu (17/5/2026).

Dua Kekalahan Derbi yang Mengguncang Ruang Ganti

Manajemen masih menyimpan luka dari dua hasil buruk di Derbi Jawa Timur musim ini. Arema dihancurkan Persebaya Surabaya 0-4, lalu takluk 2-3 dari Persik Kediri. Dua kekalahan itu menjadi catatan merah utama dalam evaluasi.

Saat ini Singo Edan berada di peringkat ke-9 dengan 45 poin dari 33 laga. Catatan 12 menang, 9 imbang, dan 12 kalah dianggap terlalu medioker untuk klub sebesar Arema.

Marcos Santos: Laga Pamungkas Bukan Formalitas

Pelatih berkebangsaan Brasil itu menolak menganggap laga kontra PSIM sebagai pertandingan tanpa gengsi. Modal positif datang setelah Arema melumat PSBS Biak 5-2 pekan lalu.

"Kami ingin memberikan yang terbaik dan hal positif bagi suporter Arema," kata Marcos Santos, dikutip dari portal Ileague. "Kami harus berusaha memberi performa terbaik untuk menutup kompetisi dengan baik, serta mencoba naik posisi di klasemen."

Bekap Memori Pahit di Kanjuruhan

Pertemuan pertama kedua tim pada 16 Agustus 2025 menyisakan trauma. Arema unggul lebih dulu lewat penalti Dalberto Luan Belo di menit ke-41. Namun gol bunuh diri bek asing Roberto Pimenta Vinagre Filho di menit ke-88 memaksa laga berakhir imbang 1-1.

Marcos Santos tak ingin drama serupa terulang. Laga melawan PSIM bukan sekadar penutup musim—ini panggung pembuktian terakhirnya. Jika gagal membawa kemenangan di kandang sendiri, perombakan besar di ruang ganti Arema tinggal menunggu waktu.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: malang-post.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top