BALI — Persaingan mobil listrik di kisaran Rp200 jutaan mulai memanas dengan kehadiran dua pemain baru yang membawa karakter berlawanan. Jaecoo J5 EV mengusung konsep SUV serbaguna dengan tenaga besar, sedangkan Geely EX2 lebih fokus pada efisiensi dan kemudahan manuver di jalan padat. Keduanya menyasar kebutuhan yang berbeda, namun sama-sama mengincar pembeli pertama kendaraan listrik di Indonesia.
Jaecoo J5 EV menawarkan spesifikasi yang jarang ditemui di kelas harganya. SUV listrik ini dibekali motor listrik bertenaga sekitar 200 dk dengan torsi hampir 300 Nm, membuat akselerasinya terasa responsif saat digunakan menyalip di jalan tol. Baterai 60 kWh disebut mampu menempuh jarak lebih dari 400 km dalam sekali pengisian penuh.
Keunggulan lain terletak pada ground clearance setinggi 200 mm dan kemampuan melibas genangan air hingga 450 mm. Fitur ini membuat J5 EV lebih siap menghadapi kondisi jalan rusak atau banjir ringan yang kerap ditemui di Indonesia. Dari sisi kenyamanan, SUV ini juga dibekali panoramic sunroof, ventilated seat, dan sistem ADAS yang biasanya hadir di mobil yang lebih mahal.
Harga Jaecoo J5 EV diperkirakan berada di rentang Rp249 jutaan hingga Rp299 jutaan. Angka ini membuatnya kompetitif jika dibandingkan dengan fitur dan performa yang ditawarkan.
Geely EX2 mengambil pendekatan yang lebih realistis untuk penggunaan sehari-hari. Dengan tenaga 85 kW dan torsi 150 Nm, hatchback ini tidak dirancang untuk akselerasi agresif, melainkan untuk karakter berkendara yang santai dan efisien di jalan perkotaan. Dimensinya yang compact memudahkan pengemudi saat bermanuver di jalan sempit atau mencari tempat parkir di area padat.
Baterai berkapasitas 40 kWh pada EX2 diklaim mampu menempuh jarak hingga 350 km. Untuk pemakaian harian di Jakarta atau kota besar lainnya, angka ini dinilai cukup aman dan hanya membutuhkan charging setiap beberapa hari sekali. Karakter berkendaranya yang ringan dan tidak agresif membuatnya cocok sebagai first buyer mobil listrik.
Dari segi harga, Geely EX2 dibanderol mulai Rp239 jutaan hingga Rp285 jutaan. Selisih yang tidak terlalu jauh dengan Jaecoo J5 EV menjadikannya alternatif menarik bagi mereka yang lebih mengutamakan kepraktisan ketimbang performa.
Keputusan akhir bergantung pada prioritas penggunaan. Jaecoo J5 EV unggul dalam hal performa, fitur keselamatan, dan fleksibilitas untuk perjalanan antar kota. Sementara Geely EX2 lebih realistis untuk mobilitas urban dengan biaya operasional yang lebih hemat dan kemudahan parkir.
Sebelum memutuskan membeli, calon konsumen disarankan mempertimbangkan jaringan after sales kedua merek, ketersediaan stasiun pengisian daya di sekitar lokasi, serta kebutuhan perjalanan harian. Kedua model ini sama-sama menawarkan nilai lebih di segmennya masing-masing.
Ya, dengan jarak tempuh lebih dari 400 km dan ground clearance tinggi, Jaecoo J5 EV lebih siap untuk perjalanan antar kota dibanding Geely EX2. Baterai 60 kWh juga mengurangi frekuensi pengisian daya di perjalanan.
Dengan baterai 40 kWh dan jarak tempuh 350 km, biaya pengisian daya di rumah diperkirakan lebih rendah dibanding mobil listrik berkapasitas baterai lebih besar. Untuk pemakaian harian di kota, pengisian daya mungkin hanya perlu dilakukan beberapa kali dalam sebulan.
Keduanya sama-sama mobil listrik dengan komponen bergerak lebih sedikit dibanding mobil konvensional. Namun, ketersediaan jaringan servis resmi dan suku cadang di Indonesia perlu dicek langsung ke dealer masing-masing merek sebelum membeli.