Dua Kabupaten Sabet Perhatian di Parade Palegongan PKB XLVIII, Jembrana dan Badung Tampilkan Kekuatan Tradisi

Penulis: Xander Situmorang  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 13:21:31 WIB
Duta Jembrana dan Badung tampil memukau dalam Parade Palegongan PKB XLVIII di Gedung Ksirarnawa.

DENPASAR — Parade Palegongan Klasik Khas dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII berhasil menyedot perhatian penonton di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (28/6). Dua kabupaten, Jembrana dan Badung, tampil sebagai duta yang memukau dengan sajian tari dan tabuh palegongan yang memadukan kekuatan tradisi dan kreativitas.

Jembrana diwakili Sanggar Seni Ghora Yowana Budaya, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Sementara Badung diwakili Sanggar Seni Tari Dharmawangsa, Banjar Sedang Kelod, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal. Kedua duta menampilkan karakter artistik berbeda yang mendapat sambutan hangat dari penonton.

Mengapa Parade Ini Jadi Etalase Inovasi Seni Bali?

Kurator PKB XLVIII, Prof Dr I Wayan Dibia, mengatakan parade ini menjadi ruang penting bagi pelestarian sekaligus pengembangan seni legong. Menurutnya, setiap daerah menghadirkan pendekatan berbeda, mulai dari mempertahankan pakem klasik hingga menawarkan kreasi baru yang tetap berakar pada tradisi.

“Parade ini menjadi ruang penting bagi pelestarian sekaligus pengembangan seni legong,” ujar Prof Dr I Wayan Dibia. Ia menambahkan bahwa setiap daerah menghadirkan pendekatan berbeda, mulai dari mempertahankan pakem klasik hingga menawarkan kreasi baru yang tetap berakar pada tradisi.

Dua Sajian, Dua Karakter Artistik yang Beda

Jembrana membawakan Tabuh Kulicak, Legong Bapang Saba, Pengalantaka, dan Mamerko. Sajian ini merupakan penghormatan kepada seniman legendaris Berko (Ni Ketut Nepa). Sementara Badung menampilkan Nyrig?a, Tabuh Solo karya maestro I Wayan Lotring, Legod Bawa, serta Rong Telu yang mengangkat makna filosofis tentang keseimbangan hidup.

Penonton yang memadati Gedung Ksirarnawa tampak antusias menyaksikan setiap gerakan dan tabuhan yang ditampilkan. Perbedaan pendekatan antara kedua duta justru menjadi daya tarik tersendiri, menunjukkan betapa kayanya tradisi palegongan di Bali.

PKB Kembali Tegaskan Peran sebagai Wadah Pelestarian

Parade ini kembali menegaskan PKB sebagai etalase pelestarian sekaligus inovasi seni tradisi Bali. Dengan menghadirkan duta dari berbagai kabupaten, PKB memberikan ruang bagi seniman muda untuk terus mengembangkan kreativitas tanpa meninggalkan akar tradisi.

PKB XLVIII yang digelar di Taman Budaya Provinsi Bali ini menjadi momentum penting bagi para pegiat seni untuk saling bertukar ide dan pengalaman. Antusiasme penonton yang tinggi membuktikan bahwa seni tradisi Bali masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: nusabali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top